Kamis 14 May 2020 14:46 WIB

Baznas Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Bantuan berupa uang tunai diberikan Baznas kepada mereka yang kehilangan pekerjaan

Rep: Febryan. A/ Red: Gita Amanda
Baznas bantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Foto: blogspot.com
Baznas bantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut serta membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Berbagai jenis bantuan diberikan, mulai dari yang berupa uang tunai hingga yang berupa logistik.

Bantuan berupa uang tunai diberikan Baznas kepada mereka yang kehilangan pekerjaan. "Baznaz melaksanakan program cash forward untuk memberikan pekerjaan dan gaji kepada UKM, ojol dan pekerja informal yang menganggur karena dampak Covid-19," kata Ketua Baznas Bambang Sudibyo, Rabu (13/5).

 

Bantuan berupa logistik juga diberikan kepada masyarakat lewat tim layanan aktif Baznas. Penerimanya adalah keluarga tak mampu dan para mustahik. "Kalau di pemerintah sering disebut bantuan langsung tunai bagi mereka yang membutuhkan," kata Bambang.

 

Bambang mengatakan, semua bantuan itu diberikan dengan tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19. Teknisnya, para petugas Baznas mendatangi masyarakat ke kediamannya masing-masing. Sehingga tidak ada penumpukan massa di satu titik.

 

Bambang menanyakan, pihaknya juga turut mendorong UKM agar tetap bertahan. Caranya dengan memperkuat jaringan antar UKM dan mendorong mereka melakukan penjualan secara daring.

 

Bantuan lainnya dari Baznas, imbuh dia, adalah menambah penerima bantuan micro finance dan tetap memberikan beasiswa meski dalam masa krisis seperti sekarang. Ditambah dengan program dakwah spiritual kepada masyarakat karena pandemi ini turut berdampak pada kesehatan mental.

 

"Baznas dan LAZ (lembaga amil zakat) telah bekerja sama dalam crisis center Covid-19 dengan menggerakkan Baznas di tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota di seluruh Indonesia untuk membantu mereka yang terdampak," kata Bambang menegaskan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement