Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Wika Salurkan 10 Ribu Paket Sembako untuk Warga Jaktim

Kamis 14 May 2020 12:35 WIB

Rep: M. Nursyamsi/ Red: Hiru Muhammad

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika menyalurkan 10 ribu paket sembako kepada masyarakat Jakarta Timur yang terdampak pandemi covid-19.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika menyalurkan 10 ribu paket sembako kepada masyarakat Jakarta Timur yang terdampak pandemi covid-19.

Foto: wika
Kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR perusahaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika menyalurkan 10 ribu paket sembako kepada masyarakat Jakarta Timur. Bantuan tersebut diserahkan Manajer Biro Corporate Relations Wika Achmad Harris Ary Soekamto kepada pengurus Yayasan Nusantara Membangun Bangsa di Jakarta, Rabu (13/5).

Harris mengatakan bantuan ini merupakan rangkaian aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) Wika dalam penanggulangan penyebaran Covid-19. Sebelumnya, kata dia, Wika juga telah menyalurkan bantuan senilai total Rp 500 juta berupa alat pelindung diri (apd), peralatan medis di berbagai rumah sakit, dan wastafel portable, serta penyemprotan desinfektan bagi masyarakat DKI Jakarta.

"Dalam masa Ramadhan, sembako kali ini diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan hidup masyakarat yang terkena dampak dari pandemi tersebut," ujar Harris dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (14/5).

Harris melanjutkan, Wika bersama Yayasan Nusantara Membangun Bangsa akan menyalurkan sembako ini dengan mekanisme door to door ke masyarakat ekonomi lemah. Harris menyampaikan proses penerima bantuan berdasarkan data yang valid untuk memastikan bantuannya sampai ke orang-orang yang membutuhkan sekaligus menghindari terjadinya kerumunan massa yang hendak menerima bantuan.

"(Wika) sebagai bagian dari Satgas BUMN Jakarta Timur, langkah ini menegaskan komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat yang selama ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pertumbuhan perusahaan," kata Harris menambahkan.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA