Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Jokowi Ajak Masyarakat tak Pesimis Hadapi Pandemi Covid-19

Kamis 14 May 2020 10:36 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Esthi Maharani

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Jokowi minta masyarakat tak pesimis dan putus asa serta wajib berikhtiar hadapi Covid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tak pesimistis dan berputus asa menghadapi pandemi corona yang terjadi di 213 negara di dunia. Seluruh komponen masyarakat, kata dia, harus berusaha sekuat tenaga melindungi diri, keluarga, dan negara dari penularan virus corona yang semakin meluas.

“Dalam kesulitan ini kita tidak boleh pesimis, tidak boleh putus asa, kita semuanya wajib berikhtiar,” kata Jokowi saat memberikan sambutannya dalam acara doa kebangsaan dan kemanusiaan melalui video conference, Kamis (14/5).

Ia mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan secara ketat sehingga dapat memutus rantai penularan virus. Selain berikhtiar dengan berbagai usaha lahiriyah, Presiden juga mengingatkan agar seluruh masyarakat juga berikhtiar secara batiniyah melalui berdoa dan memohon pertolongan Allah agar terbebas dari pandemi corona.

“Agar kita semuanya diringankan, disingkirkan dari segala musibah. Marilah kita bersama-sama tundukan kepala, merendahkan hati, kita memohon kepada Tuhan yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, diberikan kesabaran menerima musibah ini dengan lapang dada, diberikan kekuatan agar kita semua bisa selamat dan melewati ujian yang diberikan oleh Allah SWT,” ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, masyarakat juga perlu tenang dan sabar dalam menghadapi ujian ini. Sebab, kata dia, kepanikan merupakan separuh bentuk dari penyakit, ketenangan merupakan separuh obat, dan kesabaran merupakan titik tolak kesembuhan.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih beroptimis dan menghilangkan ketakutan yang berlebihan dari pandemi corona ini. Selain itu, masyarakat juga perlu membangkitkan kembali rasa empati dan solidaritas sosial guna membantu masyarakat lainnya yang membutuhkan.

“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menghilangkan rasa cemas, menjauhkan diri dari ketakutan yang berlebihan, hidupkan optimisme, bangkitkan empati, tumbuhkan solidaritas sosial, dan inilah waktu bagi kita untuk melihat sekeliling untuk membantu saudara-saudara kita,” kata Jokowi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA