Kamis 14 May 2020 03:58 WIB

Polda Sekat Pemudik Jateng di Perbatasan Brebes

Arus pemudik dari Jabar menuju Jateng diprediksi melonjak masuki H-7 Lebaran.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Indira Rezkisari
Petugas kepolisian melakukan penjagaan saat penyekatan di tol Pejagan-Pemalang di pintu keluar Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2020).
Foto: ANTARA/Oky Lukmansyah
Petugas kepolisian melakukan penjagaan saat penyekatan di tol Pejagan-Pemalang di pintu keluar Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2020).

REPUBLIKA.CO.ID,  SEMARANG -- Personil penyekatan di perbatasan Kabupaten Brebes sebagai bentuk pengawasan ekstra hadapi lonjakan volume kendaraan bermotor yang akan masuk ke wilayah Jawa Tengah. Kendati pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah kali ini diberlakukan larangan mudik, namun arus kendaraan dari arah Jawa Barat diprediksi tetap akan melonjak saat memasuki H-7 Lebaran nanti.

"Jelang H-7 Lebaran nanti, tolong personel di perbatasan sering lakukan evaluasi, karena arus mudik tetap akan meningkat," ujar Kapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Ahmad Luthfi, saat melakukan kunjungan ke Pos Pantau Pejagan, Rabu (13/5).

Baca Juga

Menurut Kapolda, jika Lebaran tahun lalu, anggota kepolisian dan petugas gabungan mengamankan arus mudik, sekarang harus melakukan penyekatan untuk meminta pemudik putar balik di perbatasan Jawa Tengah dengan provinsi lain.

Salah satunya perbatasan Jawa Tengah dengan daerah lain yang ada di wilayah Pejagan. Oleh karena itu, Kapolda memerintahkan agar sejumlah pos pantau di perbatasan Brebes dijaga dengan ekstra ketat.

Apalagi  wilayah Brebes kini menjadi zona merah penyebaran virus corona Covid-19 di Jawa Tengah. Bahkan Brebes pun kini telah menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) seperti di Kota Semarang.

Oleh karena itu, penjagaan di Pos Pantau perbatasan masuk wilayah Kabupaten Brebes, terutama dari luar Jawa Tengah, harus mendapatkan perhatian ekstra. "Saya minta perbatasan di Brebes ini dijaga dengan ketat," kata Kapolda Jawa Tengah, yang didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Tengah.

Sementara, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Subandrya yang ikut mendampingi Kapolda mengaku, telah menyiapkan skenario untuk penyekatan, baik di jalur arteri maupun jalan tol di perbatasan daerah yang ada di Brebes.

Untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju Tol Pejagan, akan langsung meminta semua kendaraan untuk putar balik jika didapati ada pemudik. Sedangkan untuk angkutan truk besar, petugas akan mengarahkan ke lajur kanan tol, sehingga kendaraan angkutan barang tersebut bisa langsung melaju ke Gerbang Tol Kalikangkung, di Kota  Semarang.

Kemudian, untuk mengantisipasi pemudik lewat jalur arteri, Ditlantas Polda Jawa Tengah telah menyiapkan Pos Pantau di Kecipir, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. "Di pos ini, petugas akan menyiapkan lajur kiri untuk menyekat pemudik," jelasnya.

Jika terindikasi ada kendaraan hendak mudik, petugas akan memerintahkan untuk putar balik seperti yang sudah diberlakukan selama ini. "Total jumlah kendaraan yang sudah diperintahkan untuk putar balik di Pos Pantau Kecipir sampai saat ini sudah mencapai 1.834 unit," jelas Subandrya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement