Rabu 13 May 2020 21:39 WIB

Disdik Purwakarta Buat ATM Beras untuk Warga Miskin

Ketersediaan beras bantuan yang ada di mesin ATM saat ini adalah 300 liter.

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Dwi Murdaningsih
ATM Beras. ilustrasi
Foto: ARIF FIRMANSYAH/ANTARA FOTO
ATM Beras. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA — Keluarga besar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta membuat ATM Beras. ATM beras ini dibuat sebagai inovasi penyaluran bantuan kepada fakir miskin di sekitar lingkungan kantor Disdik Purwakarta.

Kepala Disdik Purwakarta Purwanto mengatakan penerima manfaat ATM beras ini adalah warga sekitar kantor dari beragam latar belakang. Misalnya, lansia, tukang parkir, penyandang disabilitas dan fakir miskin. Penyediaan ATM beras adalah inisiatif internal dinas dalam rangka memaksimalkan manfaat zakat, infak dan sodaqoh (ZIS) yang terkumpul untuk masyarakat.

Baca Juga

“Bantuan beras untuk masyarakat yang membutuhkan sudah digerakkan sejak jauh-jauh hari. Nah, ATM beras yang sekarang diresmikan ini adalah pengembangan dari program tersebut," kata Purwanto, Selasa (12/5).

Purwanto mengatakan sumber bantuan ini berasal dari zakat, infak dan sodaqoh ASN di lingkungan Disdik Purwakarta. Mulai dari pejabat, staf, maupun guru SD dan SMP yang menyisihkan sebagian pendapatannya.

"Sumber beras yang ada di ATM berasal dari sana. Reguler setiap bulan. Sehingga, insya Allah akan tersedia bantuan beras rutin tiap bulannya," katanya.

Ia menyebutkan ketersediaan beras bantuan yang ada di mesin ATM saat ini adalah 300 liter. Masing-masing penerima manfaat memiliki jatah 15 liter per bulan dan batas pengambilan beras maksimal 3 liter per orang.

"Dari skema tersebut, maka sementara ini kami baru bisa melayani 20 orang penerima manfaat saja. Semoga ke depan bisa terus bertambah," ujarnya.

Sementara, disinggung ihwal penerima manfaat, dia mengatakan bahwa pihaknya memprioritaskan warga sekitar kantor. Siapa saja yang menerima manfaat, imbuhnya, ditentukan berdasarkan survey, sehingga layak dinilai tepat sasaran. Dia berharap, meski masih terbatas, inisiatif yang dilakukan lembaganya dapat bermanfaat untuk warga sekitar.

“Kami sadar, apa yang kami lakukan ini masih sangat terbatas. Namun, semoga langkah kecil ini bisa tetap memberikan manfaat untuk warga sekitar," harapnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement