Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Disdik Purwakarta Buat ATM Beras untuk Warga Miskin

Rabu 13 May 2020 21:39 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Dwi Murdaningsih

ATM Beras. ilustrasi

ATM Beras. ilustrasi

Foto: ARIF FIRMANSYAH/ANTARA FOTO
Ketersediaan beras bantuan yang ada di mesin ATM saat ini adalah 300 liter.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA — Keluarga besar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta membuat ATM Beras. ATM beras ini dibuat sebagai inovasi penyaluran bantuan kepada fakir miskin di sekitar lingkungan kantor Disdik Purwakarta.

Kepala Disdik Purwakarta Purwanto mengatakan penerima manfaat ATM beras ini adalah warga sekitar kantor dari beragam latar belakang. Misalnya, lansia, tukang parkir, penyandang disabilitas dan fakir miskin. Penyediaan ATM beras adalah inisiatif internal dinas dalam rangka memaksimalkan manfaat zakat, infak dan sodaqoh (ZIS) yang terkumpul untuk masyarakat.

Baca Juga

“Bantuan beras untuk masyarakat yang membutuhkan sudah digerakkan sejak jauh-jauh hari. Nah, ATM beras yang sekarang diresmikan ini adalah pengembangan dari program tersebut," kata Purwanto, Selasa (12/5).

Purwanto mengatakan sumber bantuan ini berasal dari zakat, infak dan sodaqoh ASN di lingkungan Disdik Purwakarta. Mulai dari pejabat, staf, maupun guru SD dan SMP yang menyisihkan sebagian pendapatannya.

"Sumber beras yang ada di ATM berasal dari sana. Reguler setiap bulan. Sehingga, insya Allah akan tersedia bantuan beras rutin tiap bulannya," katanya.

Ia menyebutkan ketersediaan beras bantuan yang ada di mesin ATM saat ini adalah 300 liter. Masing-masing penerima manfaat memiliki jatah 15 liter per bulan dan batas pengambilan beras maksimal 3 liter per orang.

"Dari skema tersebut, maka sementara ini kami baru bisa melayani 20 orang penerima manfaat saja. Semoga ke depan bisa terus bertambah," ujarnya.

Sementara, disinggung ihwal penerima manfaat, dia mengatakan bahwa pihaknya memprioritaskan warga sekitar kantor. Siapa saja yang menerima manfaat, imbuhnya, ditentukan berdasarkan survey, sehingga layak dinilai tepat sasaran. Dia berharap, meski masih terbatas, inisiatif yang dilakukan lembaganya dapat bermanfaat untuk warga sekitar.

“Kami sadar, apa yang kami lakukan ini masih sangat terbatas. Namun, semoga langkah kecil ini bisa tetap memberikan manfaat untuk warga sekitar," harapnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA