Selasa 12 May 2020 13:38 WIB

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah

Selain kasus terkonfirmasi positif, penambahan juga terjadi pada ODP

Rep: lilis sri handayani/ Red: Hiru Muhammad
Petugas dari Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memeriksa penumpang bus yang keluar dari gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). Pemerisaan tersebut untuk melihat jumlah dan tujuan penumpang serta memastikan penerapan Physical Distancing di dalam bus sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19
Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
Petugas dari Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memeriksa penumpang bus yang keluar dari gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). Pemerisaan tersebut untuk melihat jumlah dan tujuan penumpang serta memastikan penerapan Physical Distancing di dalam bus sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON –- Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah, Selasa (12/5). Pasien memiliki riwayat perjalanan dari daerah lain yang sudah mengalami transmisi lokal.

"Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah satu," ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana.

Nanang menyebutkan, penambahan pasien positif itu berjenis kelamin laki-laki berumur 57 tahun. Saat ini, pasien masih menjalani isolasi di rumah sakit.

Dengan penambahan tersebut, maka jumlah total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon menjadi delapan orang. Dari jumlah tersebut, pasien yang sudah sembuh dua orang, masih perawatan empat orang dan meninggal dua orang.

Sebanyak delapan kasus positif Covid-19 itu terdiri dari enam orang laki-laki dan dua orang perempuan. Rentang usia mereka pun beragam, yakni 20-29 tahun sebanyak satu orang, 30-39 tahun satu orang, 40-49 tahun dua orang, 50-59 tahun tiga orang dan 60-69 tahun satu orang.

Selain kasus terkonfirmasi positif, penambahan juga terjadi pada jumlah orang dalam pemantauan (ODP). Saat ini, jumlah ODP mencapai 187 orang, dimana 174 orang dinyatakan selesai, sepuluh orang masih dipantau dan meninggal tiga orang. "Kasus ODP mengalami penambahan dua orang dibandingkan sehari sebelumnya," kata Nanang.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) masih sama dengan hari kemarin, yakni totalnya ada 51 orang. Dari jumlah itu, 33 orang dinyatakan selesai, sembilan masih dalam pengawasan dan sembilan orang meninggal. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement