Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Toyota akan Pangkas Sepertiga Produksi di Amerika Utara

Selasa 12 May 2020 05:23 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

 Logo Toyota. ilustrasi

Logo Toyota. ilustrasi

Foto: AP/Itsuo Inouye
Turunnya produksi Toyota menguatkan indikasi kesulitan produsen kendaraan global.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Toyota Motor Corp berencana memangkas hampir sepertiga produksi di Amerika Utara mulai Oktober tahun ini akibat wabah corona. Produksi Toyota diharapkan bisa kembali normal dalam beberapa waktu ke depan.

Toyota berencana memproduksi 800 ribu kendaraan termasuk RAV4 SUV corssover dan sedan Camry di pabrik-pabrik mereka di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sejak April hingga Oktober tahun ini, demikian informasi yang didapat Reuters dari seorang sumber, Senin (11/5).

Baca Juga

Jumlah kendaraan yang diproduksi itu turun 29 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019 atau 32 persen lebih rendah dari proyeksi produksi sejak Januari. Sumber tersebut menyatakan, pada Mei ini, Toyota akan menjaga produksi 10 persen lebih rendah dibandingkan Mei lalu setelah pada April ini produksi nol.

Perwakilan Toyota menolak mengomentasi kabar pengurangan produksi tersebut.

Turunnya produksi Toyota menguatkan indikasi kesulitan produsen kendaraan di seluruh dunia akibat pandemi corona. Selain lemahnya permintaan, masalah pasokan bahan baku dan kebijakan pembatasan sosial di pabrik diprediksi jadi pemicu pengurangan produksi.

Para analis memproyeksi pemulihan bisnis kendaraan akan berjalan lambat dan parsial begitu pandemi usai. Selain itu, kebijakan pembatasan sosial yang berlangsung panjang juga diprediksi akan membuat orang membatasi diri bepergian yang efeknya menurunkan permintaan kendaraan baru.

Senin (11/5) ini, Toyota sendiri secara bertahap menyampaikan ringkasan kinerja di Amerika Utara dalam tujuh bulan terakhir. Produksi Toyota di banyak negara mengalami penundaan akibat kebijakan perlambatan ekonomi yang dilakukan pemerintah di banyak negara. Hal tersebut memaksa pabrik-pabrik tutup karena para pekerja tak bisa bepergian. Toyota akan mengumumkan kinerja mereka secara penuh pekan ini.

Amerika Utara merupakan pusat produksi Toyota untuk area Amerika Serikat, porsinya mencapai 14 persen dari total produksi global Toyota pada 2019. Hal itu membuat Amerika Utara menjadi pusat produksi ketiga terbesar setelah Jepang dan China.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA