Yayasan Amal Kirkuk Bantu Makanan 500 Keluarga Saat Ramadhan

Rep: Zahrotul Oktaviani/Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Ani Nursalikah

 Senin 11 May 2020 22:18 WIB

Yayasan Amal Kirkuk Bantu Makanan 500 Keluarga Saat Ramadhan. Kirkuk Foto: ekurd.net Yayasan Amal Kirkuk Bantu Makanan 500 Keluarga Saat Ramadhan. Kirkuk

Yayasan amal Kirkuk bantu keluarga berpenghasilan rendah.

REPUBLIKA.CO.ID, ERBIL -- Yayasan Amal Barzani (BCF) mengumumkan pengiriman bantuan makanan kepada 500 keluarga yang membutuhkan di provinsi Kirkuk, Kurdistan, Iran. Pengiriman bantuan ini dilakukan berkoordinasi dengan perusahaan Korek Telecom.

Pada pertengahan Maret, BCF mengumumkan telah membentuk layanan hotline di setiap kota di Wilayah Kurdistan. Layanan ini bertujuan menyediakan keranjang makanan untuk keluarga berpenghasilan rendah.

Pemberlakuan jam malam di seluruh wilayah Iran, yang bertujuan mengekang penyebaran virus Covid-19, disebut menyebabkan beban ekonomi yang sangat besar. "Pada kesempatan bulan Ramadhan ini, BCF telah mulai mendistribusikan keranjang makanan ke 19 provinsi di Irak. Dan hari ini, kami mulai di Kirkuk," ujar Kepala BCF di Kirkuk, Asma Ameen, dikutip di Kurdistan 24, Senin (11/5).

Baca Juga

Beberapa keluarga disebut bukan penerima manfaat dari layanan hotline yang disediakan BCF. Sebanyak 500 keranjang makanan dikirim ke keluarga-keluarga yang tinggal di Kirkuk.

Sampai hari ini, BCF memiliki 2.000 penerima manfaat di Kirkuk serta 1.000 keluarga di Chamchamal. Ia berharap, sebelum Idul Fitri, keluarga yang tersisa yang menghubungi (BCF) sebelumnya dapat diberikan bantuan.

"Sejak awal misi kami di Kirkuk, kami tidak pernah mendiskriminasi etnis mana pun," kata Ameen.

Yayasan disebut akan melanjutkan koordinasi dengan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dan Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI), dalam membantu dan bertukar data terkait dengan keluarga yang membutuhkan. "BCF memiliki program khusus untuk membantu anak yatim di Kirkuk, di mana lebih dari 740 anak yatim terdaftar," lanjutnya. Masing-masing anak yatim mulai menerima bantuan sebesar 200 dolar Amerika atau setara Rp 2,9 juta.

BCF adalah salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) kemanusiaan paling aktif di Kurdistan. Lembaga ini sering memberikan sejumlah besar bantuan bagi para pengungsi dan pengungsi internal di Irak, Wilayah Kurdistan, dan Suriah utara, serta berbagai program untuk memperkaya kehidupan anak-anak telantar.

Organisasi ini didirikan pada 2005. Mereka berusaha menghormati warisan besar Malla Mustafa Barzani, pemimpin Gerakan Pembebasan Kurdi dan influencer bangsa Kurdi kontemporer.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X