Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Seorang Dokter di Malang Positif Covid-19

Senin 11 May 2020 21:31 WIB

Red: Endro Yuwanto

Tes corona (ilustrasi).

Tes corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Jumlah tenaga kesehatan di Kota Malang yang positif corona sebanyak delapan orang.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Seorang dokter di Kota Malang, Jawa Timur, dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19. Sehingga, secara keseluruhan terdapat 25 kasus positif COovid-19 di Kota Malang.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang Nur Widianto mengatakan, seorang dokter perempuan berusia 79 tahun tersebut, saat ini tengah dirawat di salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kota Malang.

"Beliau merupakan dokter, saat ini dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan," kata Widianto, Senin (11/5).

Widianto menjelaskan, sebelumnya dokter tersebut menjalani isolasi mandiri karena masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Dokter tersebut selama ini melakukan rawat jalan dan kini harus menjalani perawatan di rumah sakit usai dinyatakan positif Covid-19.

Widianto menambahkan, secara keseluruhan di Kota Malang, jumlah tenaga kesehatan termasuk tenaga penunjang medis yang positif terjangkit Covid-19 ada sebanyak delapan orang. Dari total tersebut, tiga orang telah dinyatakan sembuh.

Di Kota Malang, terdapat 25 kasus positif virus yang telah menjangkiti 213 negara atau kawasan tersebut. Dari 25 pasien positif Covid-19 di Malang, sebanyak sepuluh orang telah sembuh, dan sisanya masih menjalani perawatan.

Data lainnya, sebanyak 1.967 orang masuk kategori orang dengan risiko (ODR), 272 berstatus orang tanpa gejala (PTG), 136 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), dan sebanyak 66 orang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).

Kota Malang bersama Kabupaten Malang dan Kota Batu telah mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Berkas pengajuan tersebut telah disampaikan ke Kementerian Kesehatan, dan dalam waktu dekat diharapkan ada keputusan final dari pemerintah pusat.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA