Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Angka Pasien Meningkat, Penyebaran Covid-19 Masih Serius

Senin 11 May 2020 06:14 WIB

Red: Esthi Maharani

Petugas medis mengambil sampel saat

Petugas medis mengambil sampel saat

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Penyebaran covid-19 di Indonesia dinilai masih dalam tahap serius.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kurniasih Mufidayati menilai penambahan kasus harian yang masih fluktiatif menunjukkan bahwa penyebaran covid-19 di Indonesia masih dalam tahap serius. Bahkan jumlah penambahan kasus positif pada Sabtu (9/5) lalu mencapai angka tertinggi yaitu 533 kasus atau untuk pertama kalinya melebihi angka 500 kasus.

"Hal yang mengkhawatirkan dari penambahan kasus ini adalah kasus baru semakin menyebar ke berbagai daerah. Bahkan sampai wilayah kabupaten sehingga dikhawatrkan tidak didukung oleh fasilitas kesehatan yang memadai unttuk menanganinya," katanya, Ahad (10/5).

Menurut Mufida, temuan kasus positif melalui pengujian dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) ini menjadi kunci untuk melakukan langkah lanjutan memutus penyebaran virus.

"Pengujian secara massif ini perlu dilakukan agar bisa segera mendeteksi kawasan atau wilayah-wilayah yang rawan penularan seperti kawasan pemukiman padat di perkotaan dan daerah-daerah yang menjadi tujuan pemudik termasuk di daerah pedesaan," tuturnya.

Apalagi, kata Mufida, sebagian orang sudah mudik atau pulang kampung menjelang bulan Ramadhan. Sampai saat ini pengujian dengan PCR masih relatif sedikit di Indonesia. Sementara banyak pihak lebih banyak melakukan rapid test dengan antigen. Per 10 Mei misalnya, berdasarkan data Worldmeter, Indonesia baru sekitar 579 tes per 1 juta populasi. Sementara Malaysia sudah 7.938 tes per 1 juta populasi.

“Filipina yang kondisinya relatuf sama dengan kita, sudah mampu melakukan 1489 tes per 1 juta penduduk. Bahkan Colombia sudah melakukan 2.848 tes per 1 juta penduduk," ungkap Mufida lebih lanjut.

Untuk itu Mufida meminta pemerintah segera melakukan upaya tes secara massif. Semua sumberdaya yang dimiliki perlu dikerahkan untuk meningkatkan jumlah pengujian.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA