Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Pengamat Nilai Langkah Hanafi tak Banyak Diikuti Kader PAN

Jumat 08 May 2020 22:33 WIB

Red: Bayu Hermawan

Logo Partai Amanat Nasional (PAN)

Logo Partai Amanat Nasional (PAN)

Foto: Republika
Pengamat nilai langkah Hanafi Rais tak akan banyak diikuti kader PAN.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang mengatakan, mundurnya Hanafi Rais dari kepengurusan PAN dan anggota DPR, akan mempertegas gab antara pendukung Amien Rais selaku pendiri PAN dan Zulkifli Hasan selaku Ketua Umum PAN periode 2019-2024.

"Jadi secara simbolik, masuknya dua anak Amien Rais dalam kepengurusan PAN dengan posisi sebagai wakil ketua, ternyata tidak menjamin meredanya ketegangan antar kubu yang selama ini berseteru," kata Ahmad Atang di Kupang, Jumat (8/5).

Atang mengemukakan hal itu, berkaitan dengan pengunduran diri Hanafi Rais dari kepengurusan PAN dan posisi loyalis Amien Rais yang ada di DPR-RI. Hanafi Rais menyatakan diri mundur dari kepengurusan DPP Partai Amanat Nasional (PAN) 2020-2025. Bukan hanya itu saja, putra dari Amien Rais itu juga menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Fraksi PAN di DPR RI serta sebagai anggota DPR RI 2019-2024.

Baca Juga

Pernyataan mundur tersebut dituangkan Hanafi Rais dalam sebuah surat yang dibubuhi materai di atas tanda tangannya. Surat itu dibuat di Jakarta pada Selasa, (5/5) Mei 2020.

Menurut Ahmad Atang, mundurnya Hanafi Rais dari kepengurusan PAN dan anggota DPR akan mempertegas gab antara pendukung Amien Rais selaku pendiri PAN dan Zulkifli Hasan selaku ketua umum PAN periode 2019-2024.

Walaupun demikian, sebagian loyalis Amien Rais yang kini sedang duduk di DPR mulai cooling down untuk mau menerima kepemimpinan Zulkifli Hasan, sehingga dengan mundurnya Hanafi Rais tidak akan diikuti oleh loyalisnya. "Karena menjadi anggota DPR adalah perjuangan individu yang harus dipertahankan sedangkan menjadi pengurus partai adalah perjuangan kolektif," katanya.

"Maka saya berkeyakinan bahwa loyalis Amien di DPR akan mempertahankan hak individu untuk tetap menjadi anggota fraksi PAN di DPR, dan akan mengorbankan hak kolektif," kata pengajar ilmu komunikasi politik pada sejumlah perguruan tinggi di NTT itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA