Jumat 08 May 2020 21:00 WIB

Total Kasus Positif Covid 19 di Jakarta Sebanyak 4.901 Orang

Jumlah kasus positif Covid 19 di Jakarta hingga Jumat sebanyak 4.901 orang.

Covid-19 (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Covid-19 (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah kasus positif Covid 19 di wilayah DKI Jakarta per tanggal 8 Mei tercatat sebanyak 4.901 orang. Ada penambahan kasus baru Covid 19 sebanyak 126 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, selain itu juga ada penambahan pasien sembuh sehingga jumlah total adalah 763 orang atau 15,5 persen dari total kasus positif Covid 19. Sedangkan jumlah meninggal dunia hingga hari Jumat mencapai 431 orang atau sekitar 8,7 persen dari jumlah kasus positif.

Baca Juga

"Dari pasien positif itu, 2.281 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan, 1.426 orang melakukan isolasi mandiri di rumah," katanya Jumat (8/5).

Gugus tugas juga mencatat di Jakarta, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 1.676 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 7.733 orang dimana 7.491 sudah selesai dipantau dan 242 masih dipantau. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 6.331 orang, terdiri dari 5.266 sudah pulang dari perawatan dan 1.065 masih dirawat.

Widyastuti menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan rapid test di enam wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 83.192 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid 19 sebesar empat persen, dengan rincian 3.176 orang dinyatakan reaktif Covid 19 dan 80.016 orang dinyatakan negatif.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR yang telah dilakukan di DKI Jakarta sampai dengan 7 Mei 2020 sebanyak 76.342 sampel. Sedangkan, tes PCR pada 7 Mei 2020 dilakukan pada 2.311 orang. "Sebanyak 926 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru dengan hasil 126 positif dan 800 negatif," kata Widyastuti.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga telah memberikan layanan kesehatan jiwa terhadap masyarakat yang terdampak Covid 19. Masyarakat dapat berkonsultasi secara daring melalui aplikasi sahabat jiwa (berbasis website) pada situs https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id.

Pemprov DKI Jakarta juga, kata Widyastuti, turut mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dan berkolaborasi menangani pandemik Covid 19. Ia mengatakan terdapat total 140 kolaborator dari berbagai unsur yang telah berpartisipasi melalui Sekretariat Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid 19 Provinsi DKI Jakarta.

"Bagi masyarakat yang ingin berkolaborasi, dukungan berupa Alat Pelindung Diri, masker, sarung tangan, dan disinfektan, dapat langsung disampaikan ke Sekretariat Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid 19 Provinsi DKI Jakarta, Balai Kota, Blok G Lantai 2 atau melalui kanal jdcn.jakarta.go.id," ucap Widyastuti.

Pemprov DKI Jakarta juga membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemik Covid 19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB di bulan Ramadan ini. Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Pemberian bantuan melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb.

Sejak 24 April 2020 hingga 7 Mei 2020 pukul 12.00, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 141.453 Paket Sembako, 46.827 Paket Makan Siap Saji, dan 16.498 Paket Lebaran untuk warga-warga yang rentan secara ekonomi di tingkat RW. Berdasarkan kompilasi data komitmen yang masuk disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing RW, maka data keterpenuhan kebutuhan RW, pada minggu ke-2 Ramadan per 7 Mei, terdapat 61 RW yang telah terpenuhi kebutuhannya dari total 152 RW terdampak.

Pokja KSBB juga telah menerima komitmen bantuan dari berbagai kalangan, yang saat ini terdapat 26 donatur perusahaan/kelompok dan 2 donatur perseorangan. Dalam hal ini, Pemprov DKI Jakarta bermitra dengan penyalur bantuan resmi, yaitu Palang Merah DKI Jakarta, Baznas Bazis DKI Jakarta, Yayasan Rumah Zakat, Aksi Cepat Tanggap, Dompet Dhuafa, dan Human Initiative.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement