Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

14 WNI Awak Kapal China Dipulangkan ke Indonesia

Jumat 08 May 2020 14:06 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyatakan 14 WNI yang bekerja di kapal China dipulangkan

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyatakan 14 WNI yang bekerja di kapal China dipulangkan

Foto: Antara/Wahyu Putro A.
WNI sebelumnya bekerja di Long Xin 629 yang melarung dua jenazah awak WNI ke laut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 14 WNI yang bekerja di kapal berbendera China, yakni Long Xin 629, sedang dalam proses pemulangan ke Tanah Air. Mereka dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno Hatta hari ini, Jumat (8/5).

Kabar pemulangan 14 WNI yang menjadi awak di Long Xin 629 pertama kali diumumkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui akun Twitter pribadinya. “Pagi ini, saya lakukan pembicaraan per telepon dengan 14 ABK WNI yang bekerja di kapal RRT. Mereka dalam keadaan sehat dan sudah berada di Bandara Incheon untuk kembali ke Indonesia,” kata Retno.

Dia mengungkapkan bahwa ke-14 WNI tersebut didampingi tim KBRI Seoul. “Semoga perjalanan mereka lancar,” ucapnya.

Baca Juga

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengonfirmasi keterangan Retno Marsudi. “Iya tiba hari ini di Cengkareng. Mereka berasal dari kapal Long Xin 629,” kata Judha saat dikonfirmasi Republika.co.id

Judha menjelaskan, ke-14 WNI itu dapat berada di Korea Selatan (Korsel) karena dipindah dari Long Xin 629 ke Long Xin 605 dan Tian Yu 8. Kedua kapal tersebut bersandar di Busan beberapa waktu lalu. 

Long Xin 629 adalah kapal yang melarungkan dua jenazah awak WNI di Samudra Pasifik pada Desember 2019. Retno, dalam keterangan persnya pada Kamis (7/5) menyebut bahwa keputusan pelarungan diambil kapten kapal dengan persetujuan para awak lainnya. Sebab, keduanya meninggal akibat penyakit menular.

Menurut Retno, terdapat 46 WNI yang bekerja sebagai awak di empat kapal berbendera China. Sebanyak 15 WNI bekerja di Long Xin 629, delapan WNI di Long Xin 605, tiga WNI di Tian Yu 8, dan 20 lainnya di Long Xin 606. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA