Lagu Spesial Bulan Ramadhan dari Omar & Hana

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

 Kamis 07 May 2020 14:24 WIB

Serial animasi Omar & Hana merilis lagu-lagu spesial di bulan Ramadhan. Foto: dok. Studio Animasi Digital Durian Serial animasi Omar & Hana merilis lagu-lagu spesial di bulan Ramadhan.

Lagu-lagu dari serial animasi Omar & Hana dekatkan anak-anak dengan bulan Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serial animasi Omar & Hana merilis lagu-lagu spesial di bulan Ramadhan. Tembang "Jom Iftar", "Diari Ramadhan", "Lailatul Qadar", dan lagu-lagu hari raya diharapkan bisa menjadi hiburan serta alternatif pendidikan bagi anak semasa belajar di rumah saja.

Serial maupun lagu-lagu besutan studio animasi asal Malaysia Digital Durian itu dihadirkan untuk mengisi kekosongan kegiatan anak-anak selama pandemi. Deretan lagu baru yang berdurasi lima menit tersebut menjadi upaya mendekatkan anak-anak dengan bulan suci Ramadhan. 

Berbagai lagu serta episode dari animasi Islami tersebut bisa ditonton langsung di televisi maupun streaming melalui YouTube. Salah satu tembang, "Diari Ramadhan", digarap komposer populer Malaysia Omar K. Selain itu, Omar & Hana juga berkolaborasi dengan musisi lain.

Musisi lintas negara yang turut terlibat antara lain Mufti Ismail Menk dari Zimbabwe, Naim Daniel dari Malaysia, Zain Bhikha dari Inggris, dan Ramzan Days dari Afrika. Omar & Hana menggandeng pula musisi Indonesia, yakni Quinn Salman serta Lagu Anak Indonesia.

Digital Durian lewat pernyataan resminya menyampaikan, cerita dalam serial animasi Omar & Hana berpusat pada kehidupan kakak beradik Omar dan Hana. Omar berumur enam tahun, seorang anak yang bijak dan mempunyai sifat ingin tahu, serta berkeyakinan kuat.

Sedangkan, Hana yang berumur empat tahun adalah anak yang aktif, berani, dan periang. Mereka mengajak penonton anak dan keluarga untuk bernyanyi lagu-lagu Islami bersama. Di akhir lagu, termuat hadis-hadis yang bertujuan memperkuat pesan kebaikan.

Omar & Hana yang rilis Februari 2017 memiliki tiga versi bahasa, Melayu, Arab, dan Inggris. Tidak hanya populer di Malaysia, serial juga berhasil menarik banyak penggemar dari Indonesia dengan jumlah subscriber Youtube mencapai 3,4 juta dan 1,5 miliar tontonan dalam tiga tahun.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X