Rabu 06 May 2020 09:08 WIB

Penyuluh Mimika Dampingi Mama Papua Budidaya Tanaman Lokal

Kehadiran penyuluh pertanian sangat mendukung budidaya tanaman lokal lebih baik

Mama-mama Papua di Kampung Nawaripi, Distrik Wania mengapresiasi dukungan penyuluh pertanian dari Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.
Foto: Dok Kementan
Mama-mama Papua di Kampung Nawaripi, Distrik Wania mengapresiasi dukungan penyuluh pertanian dari Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, MIMIKA -- Mama-mama Papua di Kampung Nawaripi, Distrik Wania mengapresiasi dukungan penyuluh pertanian dari Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Terutama dalam mendukung pengembangan kawasan rumah pangan lestari (KRPL) oleh KWT Kuncup, kelompok wanita tani (KWT) binaan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (PTPHP) Mimika sejak 2018.

Ketua KWT Kuncup, Maria Minung mengatakan kehadiran penyuluh pertanian sangat mendukung budidaya tanaman lokal lebih baik. Mulai olah tanah, olah tanam, menanam, memelihara hingga panen dan pasca panen untuk dikonsumsi maupun dijual ke pasar.

"Kami senang sekali ada penyuluh yang mendampingi. Tanaman lebih baik dan hasil panen pun bagus untuk dimakan atau dijual," kata Maria Minung.

Sementara Penyuluh Juharti Marsiman mengakui semangat pantang menyerah mama-mama Papua di KWT Kuncup yang giat bertani, apalagi di tengah pandemi Covid-19. Mereka mengatur jadwal dengan baik untuk memelihara tanaman dan berjualan ke pasar.

"Saya pun makin semangat mendampingi KWT Kuncup, terkadang saya pulang malam karena senang berada di tengah mereka," katanya.

Penyuluh pertanian pusat di Kementerian Pertanian RI, Siti Nurjanah selaku pendamping kegiatan penyuluhan pertanian Provinsi Papua menyatakan hal itu sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang mendorong setiap rumah tangga mengembangkan KRPL di pekarangan rumah.

"Setiap rumah tangga dapat mengakses pangan secara mudah dan murah dari aset pribadi di pekarangan rumah. Kelebihan hasil produksi dapat dijual kepada tetangga atau dijual kepada pedagang di pasar tradisional," kata Mentan.

Sementara Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengingatkan petani dan penyuluh untuk mematuhi Protokol Kesehatan. "Kenakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan sering cuci tangan pakai sabun untuk menangkal Corona," ucap dia.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan BPPSDMP) Leli Nuryati mengapresiasi dukungan penyuluh pertanian yang setia mendampingi petani di lapangan."Pangan berperan penting untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia sekaligus menjaga stabilitas nasional di tengah krisis Covid-19," kata Leli.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement