Selasa 05 May 2020 21:00 WIB

WHO tak Terkejut Corona Ada di Prancis Sejak Desember 2019

Prancis menemukan bahwa virus corona ada di negaranya sejak Desember 2019.

Pekerja menyesuaikan lingkaran yang akan mereka tempel untuk menerapkan jarak sosial di stasiun kereta Gare du Nord di Paris, Senin (4/5). Prancis yang baru menemukan bahwa virus corona ada di negaranya sejak Desember 2019 bersiap untuk melonggarkan lockdown nasional pada 11 Mei.
Foto: AP / Nicolas Garriga
Pekerja menyesuaikan lingkaran yang akan mereka tempel untuk menerapkan jarak sosial di stasiun kereta Gare du Nord di Paris, Senin (4/5). Prancis yang baru menemukan bahwa virus corona ada di negaranya sejak Desember 2019 bersiap untuk melonggarkan lockdown nasional pada 11 Mei.

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Selasa bahwa laporan kasus Covid-19 pada Desember di Prancis, lebih awal dari yang diperkirakan telah menyebar di negara itu, "tidak mengejutkan". Organisasi itu menilai akan ada lebih banyak laporan tentang kasus awal yang mungkin terjadi.

"Mungkin juga ada lebih banyak kasus awal yang ditemukan," kata juru bicara WHO Christian Lindmeier dalam briefing Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa.

Baca Juga

Lindmeier mendorong negara-negara lain untuk memeriksa catatan kasus mereka pada akhir 2019. Menurut dia, itu akan memberi dunia "gambaran baru dan lebih jelas" dari wabah tersebut.

Sebuah rumah sakit Prancis yang telah melakukan tes ulang sampel lama dari pasien pneumonia menemukan bahwa rumah sakit itu merawat seorang pria yang terinfeksi Covid-19 pada 27 Desember. Waktunya hampir sebulan sebelum pemerintah Prancis mengonfirmasi kasus pertamanya.

sumber : Antara, Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement