Senin 04 May 2020 17:48 WIB

PLN NTT Alirkan Listrik untuk 234 KK di Sumba Barat Daya

Pasokan listrik berhasil diwujudkan dengan dukungan alokasi anggaran dana desa

Petugas PLN. Ilustrasi. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalirkan listrik untuk sebanyak 234 kepala keluarga .
Foto: Antara
Petugas PLN. Ilustrasi. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalirkan listrik untuk sebanyak 234 kepala keluarga .

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalirkan listrik untuk sebanyak 234 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Sumba Barat Daya, Pulau Sumba.

Manager PLN UP3 Sumba, Made Hary Palguna, mengatakan 234 KK yang berhasil terlistriki ini tersebar di Desa Bila Cenge Kecamatan Kodi Utara sebanyak 125 KK dan Desa Dinjo Kecamatan Kodi Bangedo sebanyak 109 KK.

Baca Juga

“Pasokan listrik untuk ratusan KK di Sumba Barat Daya ini berhasil dilakukan dengan dukungan alokasi anggaran dana desa di dua desa setempat,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Kupang, Senin.

Made Hary mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya yang membangun sinergi dengan para kepala desa dalam mengalokasikan dana desa untuk pemasangan listrik bagi masyarakat setempat. “Kami berterima kasih karena langkah dukungan seperti ini rutin dilakukan setiap tahun di Sumba Barat Daya yang sangat membantu masyarakat karena bisa memasang listrik secara gratis,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan dalam kondisi pandemi virus corona jenis baru (Covid-19) saat ini, PLN tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia mencontohkan seperti penyalaan listrik pada dua desa tersebut. Selain untuk menunjang kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 juga untuk meningkatkan rasio elektrifikasi.

Made Hary menambahkan, di saat seperti ini, masyarakat juga tidak perlu ke Kantor PLN untuk mendapatkan pelayanan karena bisa diakses secara daring menggunakan aplikasi PLN Mobile, website www.pln.go.id, maupun call center PLN 123.

“Informasi pelayanan seperti melaporkan gangguan, permohonan pasang baru, perubahan daya, penyambungan sementara, dan lain-lain bisa dilakukan melalui melalui sejumlah akses tersebut tanpa harus berinteraksi langsung dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement