Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Amerika Serikat Laporkan Lebih dari 1,1 Juta Kasus Covid-19

Senin 04 May 2020 10:18 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Pencari kerja keluar dari Departemen Ketenagakerjaan di New York, Amerika Serikat. CDC laporkan ada lebih dari 1,1 juta kasus Covid-19 di Amerika Serikat. Ilustrasi.

Pencari kerja keluar dari Departemen Ketenagakerjaan di New York, Amerika Serikat. CDC laporkan ada lebih dari 1,1 juta kasus Covid-19 di Amerika Serikat. Ilustrasi.

Foto: AP Photo/John Minchillo
CDC melaporkan ada lebih dari 1,1 juta kasus Covid-19 di Amerika Serikat

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pada Ahad (3/5) melaporkan 1.122.486 kasus positif Covid-19. Jumlah itu naik 29.671 kasus dari sebelumnya. Jumlah kumulatif kematian mencapai 65.735, termasuk 1.452 kematian baru.

CDC melaporkan jumlah kasus Covid-19 pada Sabtu (2/5) pukul 16.00 dibandingkan jumlah pada hari sebelumnya. Angka CDC tentu saja tidak mewakili jumlah kasus yang dilaporkan oleh setiap negara bagian. Data yang dilaporkan selama akhir masih awal dan akan diperbarui pada Senin (4/5).

Pandemi corona yang hingga kini belum ditemukan vaksinnya itu oleh Presiden AS Donald Trump disebut sebagai akibat kesalahan otoritas China dalam penanganannya sejak dini. Menurut Trump, jika China transparan dan sanggup mengatasi corona secara efektif sejak dini, pandemi corona tak akan melanda seluruh dunia.

Trump juga mengatakan bahwa corona tidak diakibatkan oleh penularan yang bermula dari pasar hewan liar di Wuhan, tetapi berasal dari reka cipta di laboratorium virologi milik Pemerintah China. Sementara itu, pakar kesehatan masyarakat di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, corona bukan dari laboratorium, melainkan virus yang ditularkan lewat kelelawar.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA