Habib Zein: Ramadhan Pendidikan Mengendalikan Hawa Nafsu

Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Hafil

 Ahad 03 May 2020 14:52 WIB

Habib Zein: Ramadhan Pendidikan Mengendalikan Hawa Nafsu. Foto: Ketua Umum DPP Rabithah Alawiyah Habib Zein Umar Smith Foto: Republika/Darmawan Habib Zein: Ramadhan Pendidikan Mengendalikan Hawa Nafsu. Foto: Ketua Umum DPP Rabithah Alawiyah Habib Zein Umar Smith

Habib Zein menilai puasa Ramadhan mengandung nilai pendidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di bulan Ramadhan masyarakat Muslim di berbagai belahan dunia melaksanakan ibadah puasa. Di dalam proses ibadah puasa terkandung pendidikan dan pelatihan mengendalikan hawa nafsu serta keinginan. 
 
"Ramadhan mendidik bukan hanya dari sisi keilmuan, tapi mendidik dari isi penekanan hawa nafsu," kata Ketua Umum Rabithah Alawiyah, Habib Zen bin Umar Smith saat diwawancarai Republika, belum lama ini.

Habib Zen mengatakan, di bulan Ramadhan anak-anak dididik agar bisa mengendalikan hawa nafsu dan keinginannya. Anak-anak menjalankan ibadah puasa saja sudah termasuk pendidikan bagi mereka. Karena mereka dituntut harus konsekuen, disiplin, dan mengatur waktu makan.

Ia menyampaikan, di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 banyak keluarga tinggal di rumah. Maka momen ini menjadi kesempatan bagi para orang tua untuk melihat anaknya apakah sudah bisa membaca Alquran atau belum.

"Mungkin saja selama ini para orang tua sibuk ke luar, datang ke rumah pada saat waktu buka puasa kemudian langsung berbuka puasa, setelah itu taraweh terus tidur terus sahur," ujarnya.

Habib Zen mengingatkan, karena sekarang banyak orang tua yang bekerja dari rumah akibat pandemi Covid-19. Maka bisa dijadikan kesempatan untuk mendidik anak-anak di rumah agar bisa membaca Alquran dengan baik dan benar.

Menurutnya, saat Ramadhan anak-anak juga bisa belajar berbagi dengan melihat langsung orang tuanya melakukan sedekah, itulah yang disebut tarbiyah. Pendidikan yang langsung diamalkan atau dipraktikan bisa lebih membekas pada diri anak-anak. 

Ketua Umum organisasi Islam yang menjadi wadah resmi para Habib se-Indonesia ini juga mengingatkan, Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Biasanya syiar Ramadhan dilaksanakan di masjid-masjid. Sekarang Allah menakdirkan untuk merayakan Ramadhan di rumah masing-masing.

"(Ramadhan) di rumah masing-masing dalam kesendirian, dalam kesempatan untuk munajat dan muhasabah karena kita selama ini jarang bersama keluarga sekarang dikasih kesempatan bersama keluarga dalam menjalankan ibadah Ramadhan," kata Habib Zen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X