Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Tiga Petugas Kesehatan di Pontianak Positif Covid-19

Sabtu 02 May 2020 00:10 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Virus corona (ilustrasi). Tiga petugas kesehatan di Pontianak positif Covid-19.

Virus corona (ilustrasi). Tiga petugas kesehatan di Pontianak positif Covid-19.

Foto: www.freepik.com
Pontianak mencatat tambahan tiga kasus positif Covid-19, ketiganya tenaga kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson mengatakan, ada tambahan tiga kasus konfirmasi positif Covid-19 baru di Pontianak. Kasus tersebut melibatkan tiga orang petugas kesehatan.

"Untuk penambahan tiga kasus baru ini, tiga-tiganya adalah petugas kesehatan yang ada di kota Pontianak," kata Harisson di Pontianak, Jumat.

Harisson menjelaskan, konfirmasi tersebut didapat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh laboratotium RS Universitas Tanjung Pura Pontianak. Sementara itu, ada satu pasien positif Covid-19, yakni seorang nakhoda kapal yang berasal dari Jakarta, yang dinyatakan telah sembuh.

"Nakhoda kapal ini sebelumnya dikonfirmasi positif, namun sudah dua kali tes dan hasilnya negatif, sehingga yang bersangkutan dinyatakan sembuh," kata Harisson.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyatakan, dari hasil rapid test, baik yang dilakukan oleh Pemkot Pontianak dan Pemprov Kalbar maupun pihak lainnya, sebanyak 250 hingga 300 orang hasilnya reaktif Covid-19. Mereka tersebar di Kota Pontianak.

"Saat ini, terkait hasil rapid test tersebut, sedang dilakukan tracking sehingga bisa memutus atau menangani penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak," ucapnya.

Atas temuan itu, menurut Sidiq, semuanya sudah dilakukan uji swab tenggorokan dan dilakukan isolasi mandiri dan juga difasilitasi oleh pemerintah. Dalam kesempatan itu, Kadinkes Kota Pontianak juga menyatakan, dari hasil 500 rapid test yang dilakukan di enam pasar tradisional pihaknya juga menemukan enam kasus reaktif Covid-19 sehingga disusul dengan uji swab tenggorokan.

"Keenam yang hasil rapid test-nya reaktif itu, yakni di pasar tradisional Kecamatan Pontianak Barat empat kasus, dan pasar tradisional di kawasan Pal III dua kasus," kata Sidiq.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA