Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Muenchen Pantang Menyerah Kejar Tanda Tangan Sane

Jumat 01 May 2020 20:50 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Leroy Sane (kanan) seusai mencetak gol pembuka Manchester City ke gawang Fulham.

Leroy Sane (kanan) seusai mencetak gol pembuka Manchester City ke gawang Fulham.

Foto: AP Photo/Rui Vieira
Manchester City kerap kesulitan memperpanjang masa kerja sang pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Tekad besar raksasa Bundesliga Jerman Bayern Muenchen untuk mendapatkan tanda tangan winger Manchester City, Leroy Sane, belum padam. Terbaru, Direktur Olahraga Bayern Hasan salihamidzic mengklaim kehadiran Sane dapat memperkuat timnya.

City sejatinya membanderol harga Sane dengan mahar 140 juta pounds atau stara Rp 2,6 triliun. Namun, harga jual itu bisa saja merosot lantaran kontrak sang pemain akan berakhir pada musim panas 2021 di Stadium Etihad.

Terlebih, sejauh ini Manchester City kerap kesulitan memperpanjang masa kerja sang pemain. Karena itu, Bayern menilai ini merupakan kesempatan emas mereka meminang pesepak bola berusia 24 tahun.

"Kami ingin memperkuat diri dengan talenta top dari Eropa dan juga membawa bintang internasional ke Muenchen, yang meningkatkan kualitas tim kami dan membantu tim untuk menawarkan penonton kami sepak bola yang menarik," kata Salihamidzic kepada Der Welt dikutip Sky Sport, Jumat (1/5).

Juara bertahan Bundesliga itu ingin merekrut Sane musim panas lalu, tetapi ia menderita cedera lutut serius dalam pertandingan Community Shield melawan Liverpool dan tidak bermain lagi untuk City sepanjang musim. Alhasil, Sane nyaris tidak bermain sepanjang 2019/2020 ini.

Adapun, jika Sane benar-benar merapat ke Bayern maka tim besutan Hans-Dieter Flick akan sangat menakutkan. Sebab, mereka memiliki stok pemain sayap muda dengan bakat melangit seperti Serge Gnabry, pun Kingsley Coman.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA