Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Fahira: Warga yang Mau Bersedekah Jangan Ciptakan Kerumunan

Kamis 30 Apr 2020 00:20 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andi Nur Aminah

Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris

Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris

Foto: Instagram Fahira Idris
Metode paling efektif untuk menyalurkan sedekah adalah melalui badan-badan amal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap bulan suci Ramadhan, pembagian sedekah yang mengumpulkan banyak orang dan melahirkan kerumunan orang adalah hal biasa. Namun, untuk tahun ini, saat Ramadhan berada di tengah pandemi Covid-19, pembagian sedekah yang melahirkan kerumunan bertentangan dengan protokol kesehatan dan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Menanggapi itu, anggota senator DKI Jakarta Fahira meminta warga masyarakat terutama para dermawan yang berniat bersedekah langsung ke warga mengubah metodenya untuk menghindari kerumunan. "Sehingga tidak mengakibatkan kerumunan orang termasuk membagikan langsung di jalanan karena berpotensi melanggar protokol kesehatan dan aturan PSBB. Karena berpotensi menyebarkan Covid-19," ujar Fahira dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4).

Baca Juga

Menurut Fahira Idris, metode paling efektif untuk menyalurkan sedekah dan derma adalah melalui badan-badan amal. Selain sudah memiliki prosedur dan protokol, badan-badan amal ini mempunyai data yang tepat dan akurat warga yang membutuhkan bantuan sehingga sedekah yang disalurkan bisa tepat sasaran.

"Namun jika ingin menyalurkan secara langsung yaitu dengan mendatangi langsung rumah tinggal kaum dhuafa dan anak-anak telantar serta orang-orang yang membutuhkan lainnya," tambah Fahira.

Hanya saja, Fahira menegaskan, sekali lagi harus dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan dan aturan PSBB. Misalnya tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. Atau bisa juga, kata Fahira, berkoordinasi dengan RT/RW setempat untuk kemudian oleh mereka disalurkan kepada warganya masing-masing yang membutuhkan.

“Yang harus diingat dan dipatuhi adalah tidak boleh melahirkan kerumunan. Jika pun ingin memberi langsung ke rumah-rumah harus mematuhi protokol kesehatan dan aturan PSBB. Tetap jaga jarak dan pakai masker,” tutup anggota DPD RI tersebut. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA