Friday, 12 Rajab 1444 / 03 February 2023

Anggota DPR: Masyarakat Jangan Remehkan Masker

Rabu 29 Apr 2020 06:41 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Hiru Muhammad

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit  Rakor Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (26/3)

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit Rakor Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (26/3)

Foto: republika/febrian fachri
Kasus virus Corona cenderung meningkat lantaran masyarakat belum disiplin hidup sehat

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG--Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni meminta masyarakat tidak meremehkan penggunaan masker selama pandemi covid-19 masih berlangsung. Lisda menyebut angka kasus positif virus Corona masih cenderung meningkat lantaran masyarakat belum disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan termasuk memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak atau physical distancing.

"Masyarakat masih anggap sepele Covid-19. Misalnya menggunakan masker. Sudah kita bagikan masker tapi malah tidak dipakai," kata Lisda kepada Republika di Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (29/4).

Lisda yang merupakan anggota DPR dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I berkomentar mengenai kenaikan cukup signifikan kasus positif covid-19 di Sumbar. Di mana hingga kemarin jumlah kasus positif Covid-19 di Sumbar sudah mencapai 144 orang.

Lisda mendukung Pemprov Sumbar yang telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak Rabu (22/4) lalu. Lisda berharap semua masyarakat mematuhi instruksi pemerintah agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Supaya mata rantai penularan virus Corona dapat dihentikan.

Lisda juga meminta pemerintah pusat sampai daerah menyegerakan penyaluran bantuan kepada masyarakat di daerah-daerah yang menerapkan PSBB. Lisda mendengar keterlambatan pemerintah menyalurkan bantuan disebabkan oleh akurasi data. "Kita minta pemerintah segera merampungkan pendataan supaya bantuan segera sampai ke masyarakat," ucap Lisda.

Total jumlah pasien yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai  Selasa 28 April 2020 adalah 144 orang. Dengan rincian 40 orang masih dirawat, isolasi mandiri di rumah 49 orang, 19 orang di berbagai pusat karantina, meninggal dunia 14 orang dan sembuh 24 orang.

Data terbaru jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumbar sekarang ini sebanyak 7.750 orang. ODP yang masih dalam proses pemantauan 468 orang dan sudah selesai pemantauan 7.282 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumbar ada sebanyak 369 orang. Dari 369 PDP tersebut, 48 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab, sudah dinyatakan negatif terinfeksi covid-19 sebanyak 313 orang dan isolasi diri di rumah 8 orang.

 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA