Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Pemerintah Malaysia Pulangkan Lagi 125 Warganya dari Medan

Rabu 29 Apr 2020 01:10 WIB

Red: Andi Nur Aminah

125 warga Malaysia dipulang ke negaranya dari Bandara Kualanamu, Medan. Foto calon penumpang beraktivitas di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara  yang kondisinya sepi penumpang dalam beberapa pekan terakhir terkait mewabahnya virus corona  (ilustrasi)

125 warga Malaysia dipulang ke negaranya dari Bandara Kualanamu, Medan. Foto calon penumpang beraktivitas di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara yang kondisinya sepi penumpang dalam beberapa pekan terakhir terkait mewabahnya virus corona (ilustrasi)

Foto: ANTARA FOTO
Warga Malaysia yang dipulangkan itu sebagian besar merupakan pelajar dan wisatawan

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, Selasa (28/4) kembali memulangkan 125 orang warga negaranya yang berada di Sumatra di tengah pandemi Covid-19. "Pemulangan dilakukan melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumut," ujar Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Aiyub Omar, dalam keterangannya yang diterima di Medan.

Warga Malaysia itu diberangkatkan dengan pesawat Malaysia Airlines MH7261 pukul 15.45 WIB. Diperkirakan tiba pada pukul 17.50 waktu Malaysia.

Baca Juga

Dari 125 warga Malaysia yang dipulangkan tersebut, sebagian besar merupakan pelajar dan wisatawan. Selebihnya adalah warga Malaysia yang bekerja dan mereka yang memiliki keluarga di Pulau Sumatra.

"Pemulangan warga Malaysia dilakukan Konsulat Jenderal Malaysia di Medan bekerja sama dengan Malaysia Airlines Medan, dan Persatuan Pelajar Malaysia di Indonesia (PKPMI) cabang Medan," ujarnya.

Dia menyebutkan, pemulangan warga Malaysia itu merupakan yang ke-4 kali. Secara keseluruhan, katanya, sudah 500 orang warga Malaysia yang ada di Pulau Sumatera yang kembali ke Malaysia dengan penerbangan Malaysia Airlines.

Aiyub menegaskan, warga Malaysia yang dikembalikan sudah diingatkan agar mematuhi perintah pembatasan pergerakan yang diterapkan Kerajaan Malaysia mulai 18 Maret 2020. "Warga yang dipulangkan juga harus melakukan karantina sendiri selama dua minggu, dan terus menjaga jarak sosial, memakai masker, membasuh tangan dengan sabun, sehingga kesehatan dapat terjaga," ujar Aiyub.

Pemerintah Malaysia berharap, wabah Covid-19 dapat segera berakhir untuk memulihkan kembali kegiatan dunia usaha, pendidikan, dan pariwisata. Juga untuk tetap meningkatkan hubungan baik antara Malaysia dan Indonesia.

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA