Ini Rumus Memenuhi Kebutuhan Cairan Selama Berpuasa

Red: Nora Azizah

 Selasa 28 Apr 2020 10:02 WIB

Kebutuhan cairan merupakan asupan yang penting selama menjalankan ibadah puasa (Foto: ilustrasi air putih) Foto: Peakpx Kebutuhan cairan merupakan asupan yang penting selama menjalankan ibadah puasa (Foto: ilustrasi air putih)

Kebutuhan cairan merupakan asupan yang penting selama menjalankan ibadah puasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memenuhi asupan cairan selama berpuasa tak boleh dianggap sepele. Sebab, kebutuhan cairan merupakan asupan yang penting selama menjalankan ibadah puasa.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Vivien Maryam, SpPD, mengatakan, dehidrasi atau kekurangan cairan selama berpuasa bisa membuat tubuh menjadi lemas. Padahal, puasa tidak membuat tubuh lemas asalkan kebutuhan cairan dipenuhi.

"Setiap manusia membutuhkan minimal dua liter air putih dalam sehari," ujar Vivien dalam keterangan pers yang dikutip republika.co.id, Selasa (28/4).

Baca Juga

Untuk memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa, lanjut Vivien, bisa dilakukan pada waktu sahur dan berbuka. Kebutuhan cairan tersebut dapat terpenuhi ketika puasa dengan memaksimalkan minum air putih delapan sampai 10 gelas pada waktu berbuka dan sahur.

Kebutuhan cairan tersebut bisa dibagi dengan rumus dua-tiga-tiga, yaitu dua gelas saat berbuka, tiga gelas malam hari sebelum tidur, dan tiga gelas saat sahur. Kemudian, hindari makanan yang dapat membuat dehidrasi, seperti makanan yang tinggi garam, minuman kopi, alkohol, dan soda.

"Jangan lupa untuk perbanyak makan-makanan yang memiliki banyak kandungan air seperti sayur, timun, tomat dan buah-buahan,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X