Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Sejumlah Kelurahan di Tangsel Belum Terima Bantuan Sosial

Senin 27 Apr 2020 21:08 WIB

Rep: Abdurrahman Rabbani/ Red: Muhammad Fakhruddin

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menyerahkan secara simbolik kartu program sembako di Kantor Kelurahan Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (21/4).

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menyerahkan secara simbolik kartu program sembako di Kantor Kelurahan Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (21/4).

Foto: dok istimewa
Bantuan yang seharusnya diterima sejak 21 April 2020 hingga kini masih belum turun

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG SELATAN — Sejumlah kelurahan di kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum terima bantuan sosial. Sebelumnya diketahui bantuan sosial seharusnya didistribusikan per tanggal 21 April 2020, namun hingga kini bantuan sosial belum diterima.

Hal tersebut diungkap oleh Lurah Jurangmangu Timur, Kamaludin yang mengatakan pihaknya hingga saat ini masih menunggu bantuan sosial yang dijanjikan oleh pemerintah. “Iya sampai dengan saat ini kami sama sekali belum menerima bantuan sosial, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Tangsel,” katanya saat dihubungi, Senin (27/4).

Dirinya mengaku kecewa sebab bantuan yang seharusnya diterima sejak 21 April 2020 hingga saat ini masih belum turun. “Coba kami minta tolong media untuk follow up bantuan sosial yang seharusnya disalurkan per 21 April 2020,” ucap Kamaludin.

Lebih lanjut, Kamaludin mengaku tidak mengetahui kapan bantuan akan segera diberikan, meski warganya sudah menunggu hampir sepekan. “Belum tahu untuk pembagian sembako akan diberikan kapan, belum ada informasi lebih lanjut,” ucap Kamaludin.

Sambil menunggu bantuan sosial diberikan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan mekanisme saat pembagian nantinya. Hal itu ia lakukan agar bantuan tepat sasaran sesuai data dari Dinas Sosial kota Tangsel. 

“Nantinya jika bantuan sosial yang telah diajukan pihaknya diterima oleh pihaknya, untuk menghindari konflik maka kami akan memanggil beberapa RT dan RW yang besangkutan sesuai data yang diajukan para RT dengan di kawal RW nya, secara bergantian sesuai jam nya. Jadi pembagiannya langsung di RT masing-masing yang tau dan ngerti warga yang bersangkutan,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkap oleh Lurah Cirendeu Win Fadlianta yang mengatakan hingga hari ini pihaknya juga belum mendapat bantuan sosial dari pemerintah. “Belum kami lurah belum menerima, begitupun warga seluruhnya belum menerima bantuan sosial berupa sembako, uang tunai dan non tunai,” jelasnya.

Di samping itu, pihaknya kini hanya fokus pada pendataan warga yang membutuhkan bantuan. “Pendataan dari kelurahan sudah sedikit lagi tinggal nunggu bantuan sosialnya aja, 200 kk di kelurahan Cirendeu yang terdata menerima bantuan sosial,” katanya.

Lebih lanjut, nantinya ketika bantuan telah diterima, ia meminta kerjasama dengan RT untuk terus berkoordinasi. “Kita kerjasama sama RT, RT juga harus menjelaskan kepada warganya agar pemberian bantuan ini jelas dan tepat sasaran,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA