Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Bertambah 4 Pasien Positif Corona di Jatim, Sembuh Jadi 144

Senin 27 Apr 2020 21:02 WIB

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com

Bertambah 4 Pasien Positif Corona di Jatim, Sembuh Jadi 144

Bertambah 4 Pasien Positif Corona di Jatim, Sembuh Jadi 144

Bertambah 4 Pasien Positif Corona di Jatim, Sembuh Jadi 144

jatimnow.com - Jumlah pasien positif Virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur hari ini bertambah 11 orang dan total menjadi 796 kasus.

Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 18.509 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 2.769 orang.

"Ada tambahan 11 kasus baru dan total ada 796 orang di Jatim yang positif Covid-19," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (27/4/2020).

Ia menyebut, kesebelas positif Covid-19 itu berasal dari Surabaya 5 orang, 1 dari Sidoarjo, dua orang dari Jember dan 3 dari Magetan.

Sedangkan untuk pasien di Jatim yang telah sembuh hingga pukul 17.00 Wib tercatat ada 144 orang dari 140 pasien atau 18,09 persen. Total yang meninggal tercatat ada 89 orang atau 11,18 persen.

Gubernur Khofifah berharap agar masyarakat di Jatim untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan Covid-19.

Langkah itu bisa dilakukan dengan tetap menjaga jarak sosial, melakukan olah raga, tetap tinggal di rumah dan keluar rumah jika benar-benar urgent.

"Tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik. Penyebaran Covid-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis. Gunakan masker setiap keluar rumah," tandasnya.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA