Senin 27 Apr 2020 15:51 WIB

Gubernur Erzaldi Rosman Ajak Siswa Jadi Entrepreneur Sejati

Entrepreneur merupakan kemampuan berpikir seseorang yang mengembangkan kreativitasnya

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dunia pendidikan di Babel telah mempercainya menyampaikan materi pembelajaran kepada para siswa SMA, SMK, dan MA se-Babel melalui dalam jaringan (daring) Senin, (27/4).
Foto: istimewa
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dunia pendidikan di Babel telah mempercainya menyampaikan materi pembelajaran kepada para siswa SMA, SMK, dan MA se-Babel melalui dalam jaringan (daring) Senin, (27/4).

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dunia pendidikan di Babel telah mempercainya menyampaikan materi pembelajaran kepada para siswa SMA, SMK, dan MA se-Babel melalui dalam jaringan (daring) Senin, (27/4).

Belajar daring siswa kelas XII SMA, SMK, dan MA se-Babel dengan tema “Strategi Menjadi Seorang Entrepreneur Sejati” oleh Gubernur Erzaldi Rosman berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Kep. Babel.

Kelas yang diajarkan melalui video conference (vidcon) ini dilakukan sehubungan dengan kondisi pandemi Covid-19. Hal ini tentunya lebih efektif dan efisien, sehingga kegiatan proses belajar mengajar tetap berjalan, walaupun di rumah masing-masing .

Gubernur Erzaldi menjelaskan, entrepreneur merupakan kemampuan berpikir seseorang yang mengembangkan kreativitasnya, perilaku inovatifnya sebagai salah satu penggerak dan strategi untuk mencapai suatu tujuan untuk mencapai tantangan. Entrepreneur dimiliki oleh  seseorang, namun kadarnya satu sama lain berbeda, tergantung pengasahannya serta kondisi masing-masing.

Entrepreneur tidak dapat diucap dengan kata-kata, akan tetapi harus dilakukan  disertai dengan perbuatan yang langsung direalisasikan dan diimplementasikan oleh diri sendiri untuk dapat berkarya, sehingga meraih hasil yang diinginkan.

“Seorang entrepreneur pasti sudah terasah kemampuannya untuk menghadapi segala bentuk tantangan yang dihadapi, salah satu contoh suasana pandemi Covid-19. Seorang penjahit pakaian akan mengalihkan profesinya menjadi penjahit masker, yang dinilai lebih laris dipasarkan bila dibandingkan menjahit baju,” jelas Gubernur Erzaldi Rosman.

Itulah salah satu teknis seorang entrepreneur sejati, yang selalu dapat membaca situasi, dan pandai membaca pasar, sehingga usahanya dapat maju di tengah situasi sulit, karena dapat membaca situasi serta kondisi.

Menurut Gubernur Erzaldi, seorang entrepreneur harus banyak belajar dari pengalaman-pengalaman dirinya, maupun orang lain, karena seorang entrepreneur harus kreatif, inovatif, dan dapat memecahkan masalah.

“Seorang entrepreneur bisa membaca peluang, sesuai keadaan, kalau saat ini situasi pandemi Covid-19, alihkan profesinya ke hal yang berkaitan dengan pandemi, bisa membuat alat pelindung diri (APD) masker, dan dapat memasarkan produknya melalui online, dan pasar online ini suatu ketika pasti menjadi tren dunia modern, selain praktis, tentu efisien,” ungkapnya.

Seorang entrepreneur harus memiliki semangat yang kuat, sifat, dan perilaku serta kemampuan untuk mencari dan menciptakan produk, sesuai keinginan konsumen, selain itu seorang entrepreneur harus memiliki sifat keberanian mengambil risiko sesuai kemampuan dirinya sendiri, sehingga apapun yang terjadi pada usahanya dapat diminimalisirkan dengan baik.

Lebih jauh Gubernur Erzaldi Rosman menjelaskan, tidak ada batasan bagi seorang entrepreneur yang akan memulai usahanya, apalagi saat ini seseorang lebih cepat mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dapat memasarkan produknya melalui pasar online.

Di kesempatan yang sama Gubernur Erzaldi Rosman menyampaikan strategi pengembangan usaha yaitu seorang entrepreneur harus dapat menyenangkan hati orang, harus mampu mengasah kemampuan, dan singkirkan pikiran yang negatif, serta selalu jujur.

“Prinsipnya seorang entrepreneur itu harus memiliki kemampuan menjual produk, memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki kemampuan memperhitungkan risiko, mampu memusatkan perhatian terhadap setiap tujuan dan tangguh menghadapi persaingan, berkepribadian yang menarik, dan sanggup berkata jujur, dan terarah, bertanggung jawab, ulet dan tekun,”  katanya. 

Gubernur Erzaldi Rosman mengatakan, menjadi seorang entrepreneur merupakan salah satu hal yang tepat di tengah sulitnya mencari perkerjaan dan persaingan saat ini. Sehingga, mulai sekarang para siswa-siswi diajak mulai melatih diri untuk menjadi seorang wiraswasta sejati, yang dapat menghantarkan diri lebih maju, bahagia, bebas untuk berkarya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement