Senin 27 Apr 2020 15:20 WIB

Korban Meninggal Pertama Covid-19 di AS Diautopsi, Hasilnya?

Hasil autopsi korban meninggal pertama akibat Covid-19 di AS sudah keluar.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Virus corona (ilustrasi). Patricia Dowd menjadi korban meninggal pertama akibat Covid-19 di Amerika Serikat.
Foto: CDC via AP, File
Virus corona (ilustrasi). Patricia Dowd menjadi korban meninggal pertama akibat Covid-19 di Amerika Serikat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang perempuan di Distrik Santa Clara, Kalifornia, diyakini merupakan korban pertama yang meninggal akibat Covid-19 di Amerika Serikat (AS). Pasien bernama Patricia Dowd itu masuk rumah sakit setelah mengalami gejala mirip flu.

Beberapa hari kemudian, Dowd mengembuskan napas terakhir, tepatnya pada 6 Februari, setelah menderita serangan jantung parah. Saat dirawat, Down tak diketahui terinfeksi virus corona.

Baca Juga

Dilaporkan San Francisco Chronicle, hasil autopsi memperlihatkan betapa beratnya perjuangan tubuh saat melawan virus corona tipe baru yang menjadi penyebab Covid-19. Saat autopsi, dr Susan Parson menemukan virus corona ada di jantung, trakea, paru-paru, dan usus Dowd.

"Hasil autopsi menunjukkan jantung otot pasien terinfeksi virus. Itulah yang menyebabkan jantungnya bocor," kata ahli patologi forensik, Judy Melinek, yang meninjau laporan autopsi.

Ukuran dan berat jantung Dowd dilaporkan normal. Sobekan jantung yang diderita pasien biasanya terjadi pada mereka yang memiliki kadar kolesterol jahat.

"Ada indikasi jantung melemah. Sistem kekebalan menyerang virus dan seraya dengan itu jantung ikut terdampak sehingga kian melemah dan bocor," kata Melinek dilansir the Sacramento, Senin (27/4).

Suami Dowd mengatakan bahwa semasa hidup, istrinya rutin berolahraga dan menjaga pola hidup sehat. Bahkan, sebelum sakit, kesehatannya juga terpantau baik.

Hasil autopsi ini dianggap sebagai informasi penting yang terlewatkan dalam upaya melawan Covid-19. Kematian Dowd menunjukkan bahwa virus Covid-19 telah menyebar sejak Februari di Pantai Barat, jauh sebelum AS mengumumkan kasus pertama di Solano pada Maret.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement