Senin 27 Apr 2020 09:35 WIB

Penyemprotan Disinfektan PMI di DIY Capai Ribuan Titik

Semua personel menggunakan APD standar penanganan Covid-19.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Fernan Rahadi
Disinfektan (ilustrasi)
Foto: Business Wire
Disinfektan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DIY, GBPH Prabukusumo mengatakan, sejauh ini PMI sudah melakukan penyemprotan disinfektan ke 1.293 titik di DIY. Sejak 20 Maret 2020, PMI telah pula mengadakan promosi kesehatan ke 234 titik.

"PMI kabupaten/kota juga telah ditugasi Gugus Tugas masing-masing daerah untuk pelayanan ambulans seperti pemakaman juga kedaruratan," kata Prabukusumo, Ahad (26/4).

Terdapat sembilan pelayanan di Kabupaten Sleman, sembilan pelayanan di Kabupaten Gunungkidul dan lima pelayanan di Kabupaten Bantul. Semua personel menggunakan APD standar penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Untuk mendukung tenaga medis, PMI DIY menyalurkan bantuan peralatan penanganan Covid-19 untuk rumah sakit rujukan. Terdiri dari 29.100 masker, 342 baju hazmat, 75 sarung tangan panjang, 62.750 sarung tangan medis dan 172 pelindung wajah.

Lalu, 62 sepatu bot, 175 penyemprot elektrik, 85 kilogram cairan disinfektan, 375 liter disinfektan, 2.748 wipol, 25 kaca mata pelindung, 20 megafon, tujuh jerigen hand sanitizer, tujuh tempat cuci tangan portabel, dan 250 paket beras.

Untuk pelayanan daerah, selain saat ini masih pandemi Covid-19, ia merasa yang perlu diantisipasi merupakan datangnya bulan Ramadhan. Karenanya, Prabukusumo menuturkan, PMI telah meminta dukungan donor darah kepada pemda, TNI dan Polri.

"Alhamdulillah stok darah sudah mulai pulih sebelum puasa kemarin," ujar Prabukusumo.

Ia turut mengimbau masyarakat untuk tetap bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap mematuhi anjuran pemerintah. Di antaranya, tinggal di rumah dan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement