Ahad 26 Apr 2020 21:36 WIB

Jatim Jadi Provinsi Pertama Salurkan BLT Dana Desa Dampak Covid-19

Jatim Jadi Provinsi Pertama Salurkan BLT Dana Desa Dampak Covid-19

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com
Jatim Jadi Provinsi Pertama Salurkan BLT Dana Desa Dampak Covid-19
Jatim Jadi Provinsi Pertama Salurkan BLT Dana Desa Dampak Covid-19

jatimnow.com - Jawa Timur kembali membuktikan keseriusannya untuk mengawal dana desa (DD). Setelah mencairkan DD tercepat tahap I se Indonesia pada Januari yaitu di Kabupaten Madiun, realisasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) juga jadi pertama kali dan tercepat se Indonesia di Jombang.

Realisasi BLT DD di Jombang itu ditandai penyerahan kepada 224 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari dua desa yaitu Desa Bawangan dan Kebonangung Kecamatan Ploso.

BLT DD secara simbolis diserahkan kepada empat KPM oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan disaksikan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat acara megengan online di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Alokasi DD Jawa Timur Tahun 2020 ini mengalami penyesuaian akibat realokasi APBN untuk penanganan Covid-19. Yang awalnya sebesar Rp. 7,654 triliun berkurang menjadi Rp. 7,570 triliun.

Potensi maksimal untuk BLT DD bisa mencapai Rp. 2,285 triliun untuk 1.265.845 keluarga miskin dan terdampak covid 19 di 7.724 Desa.

Gubernur Khofifah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati Jombang Munjidah, para kepada desa dan pendamping desa yang telah bekerja maksimal sehingga BLT DD bisa disalurkan tepat waktu.

"Mudah-mudahan bantuan senilai Rp. 600 ribu per bulan selama tiga bulan ini dapat dimanfaatkan baik untuk kebutuhan hidup sehari-hari agar masyarakat bisa tenang menyambut bulan suci ramadan. Nantinya bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang meskipun dalam susana keprihatinan Covid-19 saat ini," ujar Gubernur Khofifah, Minggu (26/4/2020).

Di tempat terpisah, melalui sambungan telepon Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa Jatim telah mengawali penyaluran BLT DD secara nasional.

"Jawa Timur telah memecahkan rekor," ujar Gus Halim-sapaan akrab Abdul Halim Iskandar.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemendesa PDTT Taufik Madjid juga memuji Jawa Timur bisa menyalurkan BLT DD secepat ini.

"Saya rasa Jatim menjadi contoh bagi provinsi lain dalam penyaluran BLT DD bisa dengan cepat dan disalurkan secara nontunai (cash less) menggunakan bank milik daerah," ujar Taufik.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Munjidah menyerahkan langsung kepada empat keluarga miskin terdampak Covid-19 yang belum menerima bantuan PKH, BPNT, bansos tunai dan kartu prakerja dari pemerintah.

Mereka adalah Ngadiono dan Layli Syarifah dari Desa Bawangan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan. Kemudian Atok Lukman sehari-hari berjualan tahu bulat serta Sulistiono penjual sosis di pondok pesantren yang saat ini diliburkan karena Covid-29, sehingga tidak bisa jualan. Keduanya dari Desa Kebonagung.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement