SMA Bina Insani Padukan Belajar Daring dan Amaliyah Ramadhan

Red: Irwan Kelana

 Ahad 26 Apr 2020 07:13 WIB

Pelaksanaan Pesantren Ramadhan 1439 H/ 2018 M  yang diadakan oleh  SMA Bosowa Bina Insani. Foto: Dok SBBI Pelaksanaan Pesantren Ramadhan 1439 H/ 2018 M yang diadakan oleh SMA Bosowa Bina Insani.

Siswa ditargetkan menghafal Surah Yasin secara bertahap.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR –  Menyiasati wabah Covid-19, SMA Bosowa Bina Insani Bogor  menyiapkan program Ramadhan untuk para siswanya. “Selama kegiatan Ramadhan 1441 H, dari  tanggal 27 April sampai 20 Mei 2020, SMA Bosowa Bina Insani mengagendakan  kegiatan siswanya dengan agenda kombinasi pembelajaran daring dan pembiasaan amaliyah ibadah di bulan Ramadhan,” kata Kepala SMA Bosowa Bina Insani, Dedi Supriyadi  Sag, MPd dalam rilis yang diterima Republika.co.id.  

Ia menambahkan, pembelajaran daring dilakukan dengan memvariasikan media yang digunakann. Hal ini dimaksudkan agar siswa tidak merasa jenuh dgn aktivitas harian yang monoton. “Selain itu variasi media yg digunakan disesuaikan dengan karakteristik materi dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai,” ujarnya.

Dedi menyebutkan, tercatat ada delapan aplikasi IT yang digunakan dalam pembelajaran.  Yaitu, Blog, Google Classroom,  Google Forms, Quipper, You tube, Zoom, CBT, dan Quizzizz.  “Di samping itu,  pemanfaatan dua  media social, yaitu   Line dan WA Grup,” tuturnya.

Adapun pembiasaan ibadah amaliyah di bulan Ramadhan, dilakukan dalam bentuk pemantauan terhadap siswa di rumah dalam aktivitas ibadahnya, mulai dari ibadah puasa, ibadah shalat wajib dan sunnahnya, tilawah dqn tahfizh  Al Quran serta pembiasaan infak shadaqah. “Kegiatan ini bersinergi dengan orang tua siswa yang bersangkutan,” paparnya.

Dalam hal ini, kata Dedi, Sekolah menyiapkan Google forms yang harus diinput siswa dan diketahui orang tuanya ketika menjalankan praktik ibadah amaliyah Ramadhan. Selain itu, siswa pun wajib menyimak siraman rohani atau tausyiah setiap harinya dari sumber yg mereka dapatkan, baik dari  media online maupun media informasi Radio atau TV. Materi tausyiah kemudian dibuat summary-nya oleh siswa dan dikirim ke guru PAI.

“Dalam kegiatan tahfizh, siswa ditargetkan menghafal Surah Yasin  secara bertahap dengan cara muroja’ah dengan guru Alquran melalui aplikasi Zoom,” paparnya.

Dedi mengemukakan, terkait program bhakti sosial yang biasa dilakukan setiap tahun di bulan Ramadhan, kali ini difokuskan pada himbauan kepada orang tua siswa untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS)-nya melalui UPZ Masjid Al Ikhlash Bosowa Bina Insani, melalui transfer. Sedangkan pendistribusiannya direncanakan akan di antar langsung oleh pihak panitia ke alamat rumah mustahik zakat.

“Diharapkan kegiatan selama bulan Ramadhan ini akan meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT dengnan  adanya pembiasaan praktik ibadah amaliyah Ramadhan yg berujung pada penguatan pendidikan karakter siswa,” ujar Dedi Supriyadi.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X