Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Sholat Tarawih, Umat Harus Patuh Ulama dan MUI

Sabtu 25 Apr 2020 06:12 WIB

Red: Elba Damhuri

ilustrasi shalat tarawih

ilustrasi shalat tarawih

Foto: Republika/mgrol100
Para ulama meminta umat untuk sholat Tarawih di rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, Marhaban yaa Ramadhan. Alhamdulillah bulan penuh suci ini datang menghampiri kita lagi. Memang, Ramadhan kali ini sangat berbeda dari Ramadhan sebelumnya.

Pandemi corona menjadi musuh dunia saat ini tak terkecuali di Indonesia. Ramadhan datang di tengah wabah corona begitu kuat menerjang.

Jarak fisik dan jarak sosial menjadi sangat dianjurkan bahkan oleh ulama-ulama sekalipun. Kita sudah diingatkan untuk tetap tinggal di rumah bahkan dalam hal beribadah pula.

Sholat wajib dan sholat tarawih dianjurkan dilakukan di rumah. Kita harus menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran virus corona yang berbahaya ini.

Para ulama dan MUI meminta umat untuk tetap di rumah, sholat tarawih di rumah. Ini pun tidak mengurangi kekhusukan dan keafdolan dalam beribadah.

Jika bukan para ulama yang kita hormati ini kita dengarkan, siapa lagi? Anjuran para ulama ini demi kebaikan kita semua.

Bahkan Nabi Muhammad SAW dalam hadistnya mengingatkan tentang wabah ini. Nabi mengatakan ketika ada wabah yang ada di wilayah wabah jangan keluar dan yang ada di luar wilayah jangan datangi tempat wabah.

Ayo kita patuhi pesan Nabi dan anjuran ulama kita.

Pengirim: Fatimah Rosyid, Rawamangun, Jakarta Timur

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA