Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Jokowi: Sinar Matahari Perpendek Masa Hidup Virus Corona

Jumat 24 Apr 2020 17:20 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Teguh Firmansyah

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor.

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor.

Foto: Antara/Hafidz Mubarak
Jokowi mengutip kabar itu dari keterangan pejabat Amerika Serikat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa suhu udara, sinar matahari, dan tingkat kelembapan udara sangat memengaruhi kecepatan kematian virus Covid-19 di udara dan di permukaan yang tidak berpori. Hal ini disampaikannya setelah mendengar pernyataan dari pejabat Department of Homeland Security Amerika Serikat terkait penelitian terhadap virus corona atau Covid-19.

"Semakin tinggi temperatur, semakin tinggi kelembapan, dan adanya paparan langsung sinar matahari, akan semakin memperpendek masa hidup virus Covid-19 di udara dan di permukaan yang tidak berpori," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (24/4).

Menurut Presiden Jokowi, kabar tersebut merupakan berita menggembirakan bagi Indonesia yang beriklim tropis dengan suhu yang panas, udara lembap, dan kaya sinar matahari. Meski demikian, Jokowi mengingatkan agar masyarakat terus menjalankan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara disiplin.

"Namun demikian, jangan lupa protokol pencegahan penularan Covid-19 harus terus kita jalankan secara disiplin dengan disiplin yang kuat," kata dia. Ia meminta agar masyarakat terus menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan, menggunakan masker, meningkatkan imunitas tubuh, dan menjaga jarak.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA