Jumat 24 Apr 2020 13:49 WIB

ACT Lampung Bantu Warga Prasejahtera 1 Ton Beras

ACT Lampung juga sudah menyiapkan Program Dapur Ramadhan Bersama.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Hiru Muhammad
ACT Lampung bantu satu ton beras kepada warga prasejahtera di Lampung, Kamis (23/4).
Foto: dok. ACT
ACT Lampung bantu satu ton beras kepada warga prasejahtera di Lampung, Kamis (23/4).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Selama masa pandemi virus corona atau Covid-19, masyarakat khususnya tidak mampu (prasejahtera) yang berdiam di rumah dan tidak ada penghasilan/pendapatan. Memasuki bulan Ramadhan, ACT Lampung membagikan satu juta ton beras kepada masyarakat prasejahtera agar dapat melaksanakan ibadah Ramadhan dengan tenang.

Relawan ACT Lampung mendatangi simpul masyarakat prasejahtera di Kota Bandar Lampung dalam Program Operasi Beras Gratis (OBG). Beras dengan kemasan 5 kilogram (KG) tersebut diberikan kepada 200 penerima manfaat selain di Kota Bandar Lampung (650 kg beras),  juga masyarakat prasejahtera di Kabupaten Pesawaran  (150 kg) dan Kabupaten Lampung Selatan (200 kg).

Untuk di Kota Bandar Lampung pembagian berada di Jalan Untung Suropati, Gang Raja Ratu Labuhan Ratu, Gunung Sulah, Kupang Teba, Kaliawi dan Bumi Waras. Sedangkan di Kabupaten Pesawaran di daerah Negeri Sakti. Untuk Lampung Selatan di Karang Anyar, Rangai Tritunggal dan Dusun Bangunrejo Desa Neglasari Katibung, Lampung Selatan.

Kepala Program ACT Lampung Regina Locita Pratiwi  mengatakan, tim mendatangi kediaman Mbah Karsini (72 tahun) di Dusun Bangunrejo, Desa Neglasari, Katibung, Lampung Selatan. Janda yang sebelumnya sempat viral di media sosial, tidur satu atap dengan sapi tersebut menyambut relawan ACT dengan ramah.

Duduk di dipan bambu, Mbah Karsini menceritakan bahwa rumah geribik tersebut sudah ditempati beberapa tahun silam. Saat ini, bagian belakang sedang dipinjam anaknya untuk beternak sapi sembari menunggu proses pembuatan kandang sapi dimulai.

Untuk itu Mbah Karsini tetap tinggal di rumah sambil menjaga sapi-sapi yang sebagian milik tetangganya dari sistem gaduh. Saat ditemui relawan, anaknya Waras Utomo juga menjelaskan, orang tuanya tak mau dipindah ke rumah permanen miliknya. Menurut Waras, saat ini sedang diwacanakan untuk merapihkan rumah geribik tersebut setelah kandang sapi selesai dibangun.

Mendengar kesanggupan pihak keluarga mengurus Mbah Karsini, relawan ACT tetap memberikan bantuan berupa sembako, beras OBG, susu, masker, bantal, dan kasur. Mbah Karsini merupakan janda lansia yang harus mendapatkan perhatian dari dermawan semua. Bantuan yang disalurkan berasal dari LKS Apik Mandiri dan BWI Lampung.

"Program kemanusiaan terus akan kami jalankan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, hari ini kami menerima bantuan sembako dari HMPSA FEB UBL, semoga keterlibatan semua pihak kami dapat menjangkau banyak penerima manfaat," kata Regina dalam keterangan persnya, Jumat (24/4).

Dia menambahkan,  ACT Lampung juga sudah menyiapkan Program Dapur Ramadhan Bersama. Pada ajang tersebut, relawan telah menyiapkan 100 kotak menu santap sahur berupa ayam suwir, nasi, kurma, dan air mineral untuk warga Kelurahan Kangkung, Bumi Waras, Bandar Lampung. Untuk selanjutnya direncakan 400 porsi menu buka dan sahur diproduksi oleh relawan dari Dapur Nuola Food, Susunan Baru. Ia sangat berharap peran serta semua element masyarakat menyalurkan sembako untuk dimasak relawan. n Mursalin Yasland

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement