Kamis 23 Apr 2020 21:42 WIB

Warga Kampung Akuarium Butuh Susu untuk Balita

Balita dan anak-anak di kampung akuarium sangat membutuhkan susu.

Warga beraktifitas di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara (ilustrasi)
Foto: Republika
Warga beraktifitas di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara membutuhkan susu untuk para bayi di bawah lima tahun (Balita) dan anak-anak selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). "Pemerintah mana tahu kalau ada kebutuhan lain seperti susu bayi," kata Koordinator Kampung Akuarium, Darmadiyani di Jakarta, Kamis (23/4).

Menurut dia, balita dan anak-anak di kampung akuarium sangat membutuhkan susu, untuk daya tahan tubuh dan kesehatan mereka selama pandemi virus corona (Covid-19). Diyani mengakui jika warga kampung akuarium, belum sepenuhnya mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah.

Baca Juga

Bansos yang dijanjikan Pemrov DKI Jakarta sebesar Rp 150 ribu setiap pekan dalam bentuk sembako, baru sekali diterima. "Kami ada 103 kepala keluarga, yang baru terima bansos 59 KK, itu pun diberikan tanggal 9 April 2020," jelas Diyani.

Diyani tidak menampik jika masih ada organisasi sosial yang masih memberikan bantuan kepada mereka. Tetapi warga tetap berharap agar negara dan pemerintah hadir untuk membantu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak Jumat, 10 April 2020 hingga 22 Mei 2020. Ini sebagai upaya penanggulangan penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement