Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Sehari, Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Naik 46 Orang

Kamis 23 Apr 2020 12:46 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Petugas membenahi salah satu ruangan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Petugas membenahi salah satu ruangan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra/aww.
Pada Rabu (23/4), positif corona 559 orang dan hari ini menjadi 605 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, per Kamis (23/4) pukul 08.00 WIB, merawat sebanyak 605 pasien positif Covid-19. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono dalam keterangan persnya, Kamis, menyebutkan, RSD Wisma Atlet merawat inap total sebanyak 694 pasien.

Total pasien tersebut terbagi atas 397 laki-laki dan 297 perempuan, dengan perincian sebanyak 605 orang berstatus positif Covid-19, sebanyak 75 orang pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP) 14 pasien.

Merujuk data tersebut, jumlah pasien yang menjalani rawat inap di RSD Wisma Atlet bertambah 42 orang dibandingkan dengan pada Rabu (22/4), yang tercatat sebanyak 652 pasien. Adapun pasien yang berstatus positif Covid-19 yang menjalani perawatan di Wisma Atlet Kemayoran bertambah 46 orang menjadi 605 pasien dari sebelumnya 559 pasien.

Jumlah pasien dengan status PDP berkurang lima orang dari 80 orang menjadi 75 orang, kemudian pasien ODP bertambah satu orang dari 13 pasien menjadi 14 pasien.
 Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (23/3). RS tersebut memiliki total kapasitas untuk menampung 12 ribu orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan sudah ada 913 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dari 7.418 yang terkonfirmasi Covid-19 pada pukul 12.00 WIB, Rabu (22/4). "Sedangkan pasien yang meninggal sebanyak 635 kasus. Jumlah pasien dalam pengawasan sebanyak 17.754 orang dan orang dalam pemantauan sebanyak 193.571 orang," kata Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB sebagaimana disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Rabu (22/4) lalu.

Data tersebut menunjukkan penambahan bila dibandingkan dengan data Selasa (21/4), pukul 12.00 WIB, dengan jumlah kasus positif bertambah 283 orang, pasien sembuh bertambah 71 orang dan pasien meninggal bertambah 19 orang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA