Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Total Positif Covid-19 yang Sembuh di Yogyakarta 30 Kasus  

Rabu 22 Apr 2020 07:02 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Nashih Nashrullah

Kasus positif Covid-19 di Yogyakarta bertambah dua kasus. Tes corona (ilustrasi).

Kasus positif Covid-19 di Yogyakarta bertambah dua kasus. Tes corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Kasus positif Covid-19 di Yogyakarta bertambah dua kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Kasus positif terpapar virus Corona (Covid-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinyatakan sembuh sudah mencapai angka 30 kasus pada 21 April. Kesembuhan kasus positif ini bertambah dua kasus pada 21 April.

 

Juru bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, kasus positif yang dinyatakan sembuh yakni kasus nomor 54 dan nomor 61 di DIY. Mereka yakni laki-laki berumur 56 tahun dan perempuan berumur 54 tahun. "Satunya warga Kota Yogyakarta dan satunya warga Sleman," kata Berty kepada wartawan, Selasa (21/4).

Baca Juga

 

Seiring dengan itu, penambahan kasus positif Covid-19 baru di DIY juga terus meningkat. Pada 22 April, kasus positif baru ini bertambah tiga kasus.

 

Sehingga, total kasus positif di DIY saat ini sudah mencapai 72 kasus. Tiga kasus positif baru ini yaitu dua diantaranya merupakan warga Gunungkidul yang berjenis kelamin laki-laki berumur 50 tahun dan perempuan berumur 73 tahun.

 

Sementara, satu lainnya merupakan warga Kota Yogyakarta yang berjenis kelamin laki-laki, berumur 54 tahun. Berty menyebut, dua warga Gunungkidul tersebut terpapar setelah dilakukannya tracing kontak dari salah satu kasus positif.

 

Sedangkan, warga Kota Yogyakarta terpapar setelah melakukan kontak dengan kasus positif. Walaupun begitu, pihaknya melalui dinas kesehatan kabupaten/kota masih melakukan penelusuran lebih lanjut.

 

Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia juga bertambah satu kasus pada 21 April. Hasil dari pemeriksaan PDP meninggal dunia ini belum keluar dan memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

 

"PDP meninggal dalam proses laboratorium yaitu perempuan berumur 71 tahun, warga Sleman. Laporan dari RS, ada diagnosa DM (Diabeter Mellitus) dan gagal ginjal," ujar Berty.

 

Terkait kondisi pasien positif yang saat ini dalam penanganan, Berty menyebut, pada umumnya sudah membaik. Walaupun begitu, sembuh atau tidaknya pasien juga dilihat dari dua kali hasil laboratorium yang menunjukkan negatif.

 

"Ada beberapa hasil evaluasi yang masih negatif dan positif dalam satuan waktu pengambilan sampel, maka masih disimpulkan sebagai kasus positif. Masih ada 35 kasus yang belum dinyatakan sembuh, meskipun dari kasus tersebut kondisinya sudah baik," jelasnya.

 

Per 21 April, total PDP di DIY mencapai 688 orang dengan 135 di antaranya masih dalam perawatan di RS rujukan penanganan Covid-19. Namun, orang dalam pemantauan (ODP) sudah menyentuh angka 3.733.

 

Dari 72 kasus positif, 30 orang dinyatakan sembuh dan tujuh orang meninggal dunia. Sementara, yang sudah melakukan uji swab Covi-19 dan dinyatakan negatif yakni 400 orang.

 

"Terdapat sebanyak 216 orang masih dalam proses laboratorium dan 14 orang diantaranya meninggal dunia sebelum hasil lab keluar," katanya.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA