Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Efek Covid-19, Presiden PSG Sebut Banyak Klub Prancis Merugi

Rabu 22 Apr 2020 05:56 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Presiden PSG, Nasser Al-Khelaïfi

Presiden PSG, Nasser Al-Khelaïfi

Foto: EPA/Sebastien Nogier
Tim di Ligue 1 dan Ligue 2 berada di bawah ancaman keuangan yang sangat serius.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pemilik Paris Saint-Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi mengaku klubnya mengalami kerugian finansial yang besar imbas dari pandemi virus corona. Secara finansial, kata dia, dampak corona serta ketidakpastian kompetisi Ligue 1 Prancis cukup besar untuk klub seperti PSG.

"Bukan rahasia lagi bahwa upah kami sangat besar," kata Al-Khelaifi kepada RMC Sport, dilansir ESPN, Selasa (21/4).

Baca Juga

Sepak bola dan seluruh dunia olahraga saat ini telah dihentikan karena maraknya wabah corona. Alhasil, dengan demikian roda ekonomi di industri kulit bundar merosot tajam.

Akibatnya, tim di Ligue 1 dan Ligue 2 berada di bawah ancaman keuangan yang sangat serius. Beberapa di antaranya tetap bertahan karena pengangguran parsial dibantu negara dan kewajiban klub kepada negara terkait gaji pemain dibekukan sementara.

Al-Khelaifi kini bernegosiasi untuk memecahkan kebuntuan antara klub profesional Prancis dan pemegang hak siar TV Canal+ dan beIN Sports. Keduanya menolak untuk membayar cicilan terakhir dalam perjanjian mereka karena tidak ada pertandingan yang berlangsung.

"Pada akhir musim, kami berisiko menderita kerugian kolosal. Kami akan menghadapi itu, tetapi tidak ada yang sederhana. Akan butuh waktu untuk mencapai keseimbangan," kata dia.

PSG merupakan klub kaya di Negeri Napoleon. Tim yang bermarka di Parc des Princes memiliki pemain superstar semacam Neymar Jr dan Kylian Mbappe dalam bagian dari skuat bertabur bintang pelatih Thomas Tuchel. Keduanya pemain bergaji tertinggi di Ligue 1.

Al-Khelaifi menjelaskan bahwa ia mengharapkan tim untuk menerima pemotongan gaji yang disarankan Persatuan Pesepak Bola Profesional Prancis (UNFP) setelah pembicaraan dengan Kementerian Ekonomi dan Keuangan Prancis sehingga beban klub mereda.

"Saya mengharapkan upaya dari para pemain untuk klub," katanya. Ia percaya para pemain tahu tanggung jawab mereka. Khelaifi juga menyatakan PSG berkomitmen menyelesaikan musim ini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA