Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Polresta Banyumas Gelar Simulasi Pengamanan Dampak Covid-19

Senin 20 Apr 2020 04:40 WIB

Rep: Eko Widiyatmo/ Red: Gita Amanda

Polresta Banyumas gelar simulasi pengamanan dampak Covid-19. Foto relawan membagikan masker gratis untuk masyarakat, Ilustrasi.

Polresta Banyumas gelar simulasi pengamanan dampak Covid-19. Foto relawan membagikan masker gratis untuk masyarakat, Ilustrasi.

Foto: Edi Yusuf/Republika
Wabah Covid-19 dikhawatirkan juga berdampak pada masalah keamanan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Wabah Covid-19 diperkirakan tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan masyarakat saja. Tapi juga menimbulkan dampak pada aspek lain, baik ekonomi dan keamanan. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerawanan terkait dampak Covid-19, Polresta Banyumas beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat Simulasi Sispam Kota, di Auditorium Unsoed, Sabtu (18/4).

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka, menyebutkan simulasi Sispam Kota digelar untuk merumuskan dan mempersiapkan langkah-langkah yang harus dilakukan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ''Kami sudah mengklasifikasi bila terjadi hal yang tak diinginkan. Ada situasi Merah 1, Merah 2 dan Merah 3. Masing-masing ada penanganannya sendiri-sendiri,'' katanya.

Secara rinci, Kapolresta menyebutkan, situasi Merah 1 ditandai dengan kondisi sarana kesehatan atau fasilitas kesehatan tidak cukup untuk menampung pasien sehingga terjadi penolakan pasien. Kondisi Merah 2, ditandai dengan stok kebutuhan pokok yang tidak mencukupi.

''Sedangkan kondisi Merah 3, merupakan kondisi dimana Merah 1 dan Merah 2 sudah terjadi. Selain itu, ditambah kondisi kemungkinan adanya aksi anarkis,'' jelasnya.

Dalam setiap kondisi tersebit, Kapolresta menyebutkan, pihaknya harus sudah merumuskan tindakan-tindakan yang harus dilakukan. Termasuk juga langkah koordinasinya dengan pihak lain, baik dengan Polda, Kodam dan Provinsi Jateng. ''Hal ini dimaksudkan agar semua tindakan yang diambil merupakan tindakan yang terukur,'' katanya.

Namun dia menyebutkan, sejauh ini situasi keamanan di Kabupaten Banyumas masih landai dan kondusif. ''Semoga situasinya tetap terjaga. Semoga tidak sampai menyentuh kondisi merah,'' katanya.

Situasi Kabupaten Banyumas yang masih kondusif, juga dibenarkan oleh Bupati Achmad Husein. ''Semoga hingga wabah Covid-19 berakhir, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,'' katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA