Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Update: Kasus Positif Corona di Jakarta Sebanyak 2.819 Orang

Jumat 17 Apr 2020 19:14 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Bayu Hermawan

Virus Corona (ilustrasi).

Virus Corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Jumlah kasus positif corona di wilayah Jakarta sebanyak 2.819 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan, total kasus positif Covid-19 di wilayah Jakarta hingga 17 April 2020 berjumlah 2.819 orang. Hingga saat ini, sebanyak 47.588 orang telah menjalani rapid test.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, yang juga sebagai Koordinator Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menjelaskan jumlah pasien sembuh hingga saat ini berjumlah 204 orang, sementara meninggal dunia sebanyak 248 orang.

Baca Juga

"Sebanyak 1.725 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan 643 orang melakukan self isolation di rumah. Dan sebanyak 882 orang menunggu hasil laboratorium," jelasnya, Jumat (17/4).

Sedangkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 3.779 orang (3.183 sudah selesai dipantau dan 596 masih dipantau) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.867 orang (1.493 sudah pulang dari perawatan dan 1.374 masih dirawat).

Ani menjelaskan, untuk rapid test masih terus digalakkan di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 47.588 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 3,8 persen, dengan rincian 1.791 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 45.797 orang dinyatakan negatif. 

Sementara itu, terkait pelaksanaan bantuan sosial pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sejak 9 April 2020, telah didistribusikan bantuan sosial untuk warga miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19. Target penerima bansos sebanyak 1,2 juta KK yang bermukim di DKI Jakarta. Bansos didistribusikan setiap hari sampai dengan 24 April 2020. Program bansos ini bersumber dari realokasi anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta.

"Pada hari ini, bantuan sosial didistribusikan di 13 Kelurahan di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Total paket yang didistribusikan hari ini sebanyak 85.859 paket. Bantuan yang diberikan berupa paket bahan pangan pokok (beras 5 kg 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 lt 1 pouch, biskuit 2 bungkus), masker kain 2 pcs, dan sabun mandi 2 batang. Tidak ada pemberian berupa uang tunai," jelasnya.

Ani mewakili Pemprov DKI Jakarta juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah membantu dan berkolaborasi menangani pandemi COVID-19. Sampai dengan Kamis, 16 April 2020, terdapat total 80 kolaborator yang telah berpartisipasi, dengan rincian 41 kolaborator berasal dari Lembaga Usaha; 19 kolaborator merupakan LSM/OMS, Badan PBB, dan Universitas; 16 kolaborator merupakan perorangan; dan 4 kolaborator merupakan Kementerian dan setingkat Kementerian.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA