Tiga Cara Agar Umat Islam Tidak Galau di Ramadhan Tahun

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil

 Jumat 17 Apr 2020 16:12 WIB

 Tiga Cara Agar Umat Islam Tidak Galau di Ramadhan Tahun. Foto: Ilustrasi Ramadhan Foto: Pixabay Tiga Cara Agar Umat Islam Tidak Galau di Ramadhan Tahun. Foto: Ilustrasi Ramadhan

Umat Islam harus selalu berprasangka baik kepada Allah di saat Ramadhan nanti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sepakan lagi umat akan menjalani ibadah puasa Ramadhan 1441 Hijriah. Dalam situasi Covid-19 ini tentu akan muncul kegalauan karena umat Islam diperkirakan tidak bisa melaksanakan shplat tarawih berjamaah di masjid, beriktikaf, maupun berbuka puasa bersama di luar rumah.

Karena itu, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Cholil Nafis memberikan tiga cara agar umat Islam tidak galau menjalani Ramadhan tahun ini. Pertama, menurut dia, umat Islam harus tetap berprasangka baik kepada Allah bahwa melalui Covid-19 ini Allah ingin memberikan kebaikan kepada umat manusia. 

Baca Juga

“Satu cara yang membut kita tidak galau yaitu selalu bersandar kepada Allah, khusnuzon kepada Allah. Itu yang pertama,” ujar Kiai Cholil saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (17.4).

Kedua, lanjut dia, umat Islam juga harus tetap berdoa kepada Allah agar di bulan Ramadhan kali ini terhindar dari bahaya Covid-19. Sedangkan yang ketiga adalah selalu sabar menghadapi musibah virus pandemi tersebut.

“Jadi tiga cara itu untuk kita tidak galau, bahwa ini adalah takdir dari Allah, dan kita hanya berupaya bagaimana secara syar’i kita diperintahkan untuk menghindariya,” ucap Kiai Cholil.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendikia Amanah Depok ini menambahkan, bersabar di tengah Covid-19 ini bukan berarti berdiam saja, tapi tetap harus melakukan berbagai ikhtiar dengan sekuat tenaga. 

“Berrsabar itu bukan berdiam, tapi melaksanakan usaha-usaha yang sifatnya duniawi, dan tidak pernah berhenti. Dan itu harapan yang utama. Oleh karena kita tidak pernah tahu ujungnya, maka yang membuat kita nyaman manakala kita tawakkal kepada Allah,” kata Kiai Cholil.

Bulan Ramadhan tahun ini diperkirakan akan dimulai pada 24 April mendatang. Selama Ramadhan, umat Islam akan berpuasa sejak terbitkan fajar hingga terbenamnya matahari di ufuk barat. Karena itu, Kiai Cholil mengimbau agak umat Islam melakukan berbagai persiapan sejak dari sekarang, sehingga bisa maksimal dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X