Kamis 16 Apr 2020 07:09 WIB

Dompet Dhuafa Dirikan Pos Hangat Merespons Banjir Bengkulu

Banjir mengakibatkan 25 Kepala Keluarga di Kepahiang Bengkulu harus mengungsi.

Dompet Dhuafa bantu korban banjir di Bengkulu.
Foto: Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa bantu korban banjir di Bengkulu.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Dompet Dhuafa Bengkulu bersama Paguyuban Motor Honda Bengkulu dengan Sigab Merespons Bencana Banjir Bandang di Desa Air Pesi Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang.

Menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam dengan akses jalan yang berkelok-kelok dan naik turun tak membuat semangat temen-temen Dompet Dhuafa Bengkulu dan Paguyuban Motor Honda Bengkulu merespons bencana banjir bandang yang menimpa Desa Air Pesi Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang.

Baca Juga

“Banjir yang terjadi pada hari Senin lalu, 13 April 2020 pukul 16.00 WIB. mengakibatkan 25 Kepala Keluarga terdampak harus mengungsi di rumah Kades dan Balai Desa setempat. Setibanya di lokasi tim Dompet Dhuafa Bengkulu, Honda Vario Club Bengkulu beserta Paguyuban Motor Honda Bengkulu yang berjumlah enam orang langsung bersilaturahim ke Posko Bencana kemudian dilanjutkan dengan assement pascabanjir serta menyapa dan berkomunikasi dengan warga setempat,” ujar Dede Tri Nopran sebagai Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Bengkulu.

Setelah assessment lokasi dengan melihat keadaan pasca banjir tersebut tim bergegas mencari hygiene kit seperti sabun mandi, sabun cuci, pewangi dan shampo yang menjadi kebutuhan mereka pascabanjir kemudian kembali lagi ke lokasi untuk menyerahkan nya kepada warga terdampak. Penyerahan bantuan hygiene kit langsung di serahkan oleh Pincab Dompet Dhuafa Bengkulu kepada Kepala Desa Air Pesi.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan bantuan yang temen-temen Dompet Dhuafa berikan, semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian," ujar Kepala Desa Air Pesi, Jhonson saat menerima bantuan hygiene kit.

“Tak berhenti disitu, Di hari Rabu (15/4) tim juga membuat pos hangat untuk masyarakat terdampak dan ikut membantu masyarakat membersihkan sisa-sisa pascabanjir,” tutup Dede.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement