Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Harus Diganti Tiap 4 Jam, Ini Cara Aman Melepas Masker Kain

Rabu 15 Apr 2020 13:09 WIB

Red: Nur Aini

Anggota Badut Nyentrik Cimahi Bandung Sauyunan (Necis) memasangkan masker kepada karyawan di salah satu toko di kawasan Alun-alun Cimahi, Kota Cimahi, Selasa (14/4). Komunitas Badut Necis membagikan 2020 masker kain secara gratis kepada pengendara, sopir, pedagang serta masyarakat yang memerlukan sebagai salah satu bentuk keprihatinan sekaligus berpartisipasi dalam upaya meminimalisir penyebaran virus Corona (Covid-19)

Anggota Badut Nyentrik Cimahi Bandung Sauyunan (Necis) memasangkan masker kepada karyawan di salah satu toko di kawasan Alun-alun Cimahi, Kota Cimahi, Selasa (14/4). Komunitas Badut Necis membagikan 2020 masker kain secara gratis kepada pengendara, sopir, pedagang serta masyarakat yang memerlukan sebagai salah satu bentuk keprihatinan sekaligus berpartisipasi dalam upaya meminimalisir penyebaran virus Corona (Covid-19)

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Masker kain penting dipakai untuk menghindari penularan virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat untuk mengganti masker kain setelah empat jam memakainya. "Masker kain bagi orang yang sehat maksimal dipakai tiga sampai empat jam, setelah itu harus diganti," katanya dalam acara sosialisasi yang disiarkan langsung melalui akun Youtube resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (15/4).

Wiku juga mempraktikkan cara melepas masker kain penutup hidung dan mulut yang tepat. Ia melepas pengait masker di telinga kanan dengan tangan kanan dan melepas pengait masker di telinga kiri dengan tangan kiri, lalu memasukkannya ke dalam kantung plastik untuk dicuci agar bisa dipakai lagi.

Baca Juga

Dia mengajak warga agar saling mengingatkan mengenai pentingnya mengenakan masker untuk menghindari penularan virus pada orang yang sehat, kurang sehat, atau mengalami gejala serupa infeksi virus corona penyebab Covid-19. "Kita memakai masker untuk melindungi orang lain. Siapa tahu kita terinfeksi Covid-19, tapi tidak memiliki gejala. Jadi, pakai masker supaya orang lain tidak tertular," katanya.

"Bagi orang yang belum memakai masker saat berada di luar rumah, kita dapat mengajak mereka atau bahkan memberikan masker bersih," ujarnya menambahkan.

Ia juga mengemukakan bahwa kalau susah mendapatkan masker, warga bisa membuatnya sendiri dari kain katun. Masker bisa dibuat menggunakan tiga lapis kain yang dibentuk sedemikian rupa sehingga bisa menutupi dagu, mulut, hidung, sampai pipi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA