Ustadz Malaysia Nilai Ibadah Ramadhan di Rumah Lebih Khusyuk

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Ani Nursalikah

 Senin 13 Apr 2020 13:08 WIB

Ustadz Malaysia Nilai Ibadah Ramadhan di Rumah Lebih Khusyuk. Foto: Dok Republika Ustadz Malaysia Nilai Ibadah Ramadhan di Rumah Lebih Khusyuk.

Malaysia memperpanjang pembatasan pergerakan hingga 28 April.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Ramadhan akan tiba sekitar dua pekan lagi. Namun Ramadhan kali ini bakal terasa berbeda di Malaysia dengan Movement Control Order (MCO) atau pembatasan pergerakan akibat pandemi corona.

Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin mengumumkan MCO diperpanjang hingga 28 April. Perpanjangan ini dipandang positif oleh Ustadz Azhar Idrus. Menurutnya, MCO akan membuat Muslim lebih fokus ibadah di dalam rumah. Hal ini sekaligus menghindari godaan berbuat dosa jika keluar rumah.

"Jika tidak ada MCO, kita keluar dan bisa saja melakukan dosa. Tinggal di rumah membantu mencegah mata ini dari melihat hal yang terlarang oleh agama," kata Idrus dilansir di Bernama, Senin (13/4).

Ia berharap berdiam diri di rumah justru menambah pahala karena menghindari maksiat dan dosa yang tak disadari saat di luar rumah. "Hindarkanlah segala macam pengaruh buruk dengan MCO, semoga menjadi berkah," ujar Idrus.

Idrus meminta Muslim tak mempermasalahkan ibadah tarawih yang tak bisa dilakukan di masjid kali ini. Sebab ibadah tersebut memang bisa dilakukan di rumah.

"Nabi juga melaksanakan shalat tarawih sendiri di rumah," ujar Idrus.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X