Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Persita Tunggu PSSI Soal Rencana Turnamen Pengganti

Ahad 12 Apr 2020 19:47 WIB

Red: Endro Yuwanto

Persita Tangerang

Persita Tangerang

Foto: Dok Persita
Ini apabila status force majeure akibat pandemi covid-19 diperpanjang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen Persita Tangerang menunggu keputusan PSSI soal rencana penghentian liga serta menggantinya dengan turnamen. Ini apabila status force majeure akibat pandemi covid-19 diperpanjang.

"Kalau ada turnamen pengganti saya juga belum tahu bagaimana format kompetisi yang seperti apa. Pada prinsipnya kalau ada turnamen atau kompetisi kami harus tahu efeknya seperti apa," ujar manajer Persita I Nyoman Suryanthara, Ahad (12/4).

Menurut Suryanthara, keputusan penghentian liga maupun rencana turnamen pengganti, sama-sama bakal memberikan dampak bagi tim. Apabila status force majeure tidak diperpanjang, maka liga akan dimulai pada awal Juli. Artinya, Persita harus kembali memulai adaptasi dari awal dan membutuhkan waktu yang tak singkat dalam menyiapkan tim.

Sementara jika akan dilakukan turnamen pengganti, maka PSSI harus secara tegas memberikan rincian format kompetisi serta teknis di luar dan dalam lapangan, termasuk kontrak pemain.

"Kalau ada kompetisi atau turnamen khusus kami juga nanti koordinasi dengan kepolisian seperti apa nantinya, melibatkan massa juga kan? Misal tanpa penonton atau ada penonton nanti apakah teknisnya penonton ada berjarak, kami belum tahu," kata Suryanthara.

Namun Persita akan menerima keputusan apabila PSSI harus menghentikan liga. Karena yang paling penting yakni keselamatan dan keamanan seluruh pihak. "Kalau status pemerintah diperpanjang dan membuat PSSI menghentikan liga, kami semua harus legawa jika harus dihentikan," jelas dia.

Sebelumnya, PSSI membuka opsi untuk menghentikan atau meniadakan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020, jika masa darurat dari pemerintah karena pandemi corona diperpanjang. PSSI juga berencana menggulirkan kompetisi pengganti, sambil melihat situasi dan kondisi yang ada.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA