Jumat 10 Apr 2020 20:29 WIB

Khofifah Sebut 63 Pasien Covid-19 di Jatim Sembuh

Total kasus positif Covid-19 di Jawa Timur 256 orang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau salah satu kamar yang disiapkan untuk ruang observasi orang dalam pantauan (ODP) di Gedung BPSDM, Surabaya, Jawa Timur. (ilustrasi)
Foto: ANTARA/moch asim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau salah satu kamar yang disiapkan untuk ruang observasi orang dalam pantauan (ODP) di Gedung BPSDM, Surabaya, Jawa Timur. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyampaikan jumlah angka kesembuhan pasien dari infeksi virus corona jenis baru atau Covid-19 di wilayahnya sampai saat ini berjumlah 63 orang. Jumlah itu dari keseluruhan 256 kasus terkonfirmasi positif di Jatim.

"Alhamdulillah, hari ini ada kabar baik lagi, yaitu enam pasien dinyatakan sembuh karena terkonversi negatif," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat (10/4) malam.

Baca Juga

Secara persentase, yakni 24,61 persen dan diharapkan setiap harinya selalu ada pasien sembuh sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga. Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut mengapresiasi semua pihak yang membantu dan berusaha merawat pasien dengan baik, terutama tim medis di sejumlah rumah sakit.

Sebanyak enam pasien sembuh dari Covid-19 sesuai data yang masuk ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur hingga pukul 17.00 WIB hari ini, yakni lima orang dari Surabaya dan seorang lagi dari Kabupaten Madiun. Secara rinci, jumlah pasien sembuh atau terkonfirmasi negatif adalah 32 orang berasal dari Kota Surabaya, delapan orang asal Magetan, empat orang masing-masing asal Kabupaten Malang, Kota Malang dan Situbondo serta tiga orang asal Sidoarjo.

Kemudian, masing-masing satu orang asal Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Banyuwangi, Gresik, Jember, Kabupaten Kediri, Kota Kediri serta Kabupaten Madiun. Sementara itu, untuk kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Jatim saat ini berjumlah 22 orang (8,59 persen) atau bertambah lima dibandingkan sehari sebelumnya yang berjumlah 17 orang.

Rinciannya, sepuluh orang asal Surabaya, tiga orang asal Sidoarjo, dua orang asal Kabupaten Kediri, kemudian satu orang masing-masing asal Kabupaten Malang, Magetan, Gresik, Pamekasan, Tuban, Lumajang serta Bojonegoro. Khofifah kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah, seperti tetap tinggal di rumah, membiasakan pola hidup bersih dan sehat, serta melakukan social dan physical distancing.

"Jangan lupa gunakan masker, khususnya masker kain agar bisa kembali dicuci setelah dipakai. Kemudian, jaga jarak dengan orang sekitar hingga dua meter dan cuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir jangan diabaikan," tuturnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement