Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Daarul Qur'an Gelar Kelas The Power of Giving

Kamis 09 Apr 2020 19:29 WIB

Red: Agung Sasongko

PPA Daarul Qur

PPA Daarul Qur

Foto: Dok PPPA Daarul Quran.
PPPA Daarul Qur'an menggelar kelas The Power of Giving untuk 1001 Masalah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PPPA Daarul Qur'an menggelar kelas The Power of Giving untuk 1001 Masalah bersama  KH Yusuf Mansur pada Kamis (9/4) sore bakda Ashar. Kelas ini dilangsungkan secara daring melalui aplikasi Zoom.

Kelas The Power of Giving daring ini merupakan angkatan pertama. Diikuti oleh ratusan orang, kelas ini berlangsung secara dinamis.

Dalam kelasnya, KH Yusuf Mansur menjelaskan tadabbur surat al-Baqarah ayat 261 yang berbunyi, "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui."

KH Yusuf Mansur menjelaskan bahwa surat ini merupakan salah satu dasar dari ilmu sedekah. "Dari ayat ini menjelaskan bahwa Allah bukakan 700 pintu peluang rezeki bagi mereka yang bersedekah. Karena manusia bukan makhluk yang Maha Tahu ataupun Maha Luas, maka untuk memenuhi segala hajatnya memerlukan peluang. Dalam surat ini Allah sebutkan peluang itu mencapai 700 cara," paparnya.

Kelas daring ini juga membuka sesi tanya jawab. Beberapa jamaah menyampaikan pertanyaan dan testimoni terkait sedekah. Seperti Romi asal Semarang, misalnya. Ia mengaku mendapatkan banyak kebaikan dari sedekah yang dilakukannya.

"Saya pernah sedekah di masjid kampus di Tembalang. Waktu itu saya punya banyak doa. Alhamdulillah terwujud. Salah satu doa saya adalah ingin bisa berkomunikasi secara langsung dengan Ustadz Yusuf. Ya Allah, doa saya diijabah hari ini," ujarnya penuh haru.

Lain lagi dengan Sumarlin asal Lampung Barat. Ia menceritakan suatu ketika di masa lampau dirinya pernah hanya memiliki uang Rp.20.000,-. Sementara ia harus menghadiri undangan pernikahan kerabat. Sementara ia hanya memiliki beras di rumah dan istrinya sedang hamil anak pertama. Akhirnya ia memutuskan untuk menghadiri pernikahan dengan mengikhlaskan uang terakhirnya.

"Alhamdulillah, di hari itu juga, sorenya sekitar jam 17.00 saya mendapatkan pekerjaan, dan di pukul 20.00 uang saya yang tadinya cuma Rp.20.000,- bertambah jadi Rp.220.000,-. Masya Allah, benar janji Allah. Jika kita ikhlas karena Allah, Allah akan beri gantinya," ujarnya.

Kajian ini berakhir menjelang azan magrib. Rencananya, KH Yusuf Mansur akan menggelar lanjutan dari kelas The Power of Giving ini. "Kita akan bikin kelas lanjutannya. Agar pembahasan mengenai ayat ini semakin meluas dikaitkan dengan ayat lainnya," pungkasnya sambil menutup kelas dengan doa.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA