Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Terdampak Corona, Renovasi Masjid Istiqlal Baru 76 Persen

Kamis 09 Apr 2020 12:45 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah

Terdampak Corona, Renovasi Masjid Istiqlal Baru 76 Persen. Pekerja menyelesaikan proyek renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta.

Terdampak Corona, Renovasi Masjid Istiqlal Baru 76 Persen. Pekerja menyelesaikan proyek renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Rencananya, saat awal Ramadhan proses renovasi Istiqlal selesai 90 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mewabahnya Covid-19 di Indonesia berdampak pada proses renovasi Masjid Istiqlal. Hingga saat ini, proses baru selesai sebesar 76 persen.

Capaian ini dinilai lebih rendah dari target semula. Rencananya, saat awal Ramadhan proses renovasi telah selesai 90 persen.

“Pandemic Covid-19 banyak mengubah jadwal penyelesaian renovasi Masjid Istiqlal. Hingga saat ini baru selesai sekitar 76 persen,” ujar Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin Umar, saat bertemu dengan Menteri Agama Fachrul Razi, dalam keterangan tertulis yang didapat Republika.co.id, Kamis (9/4).

Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 juga disebut Nasaruddin sebagai salah satu alasan perubahan target penyelesaian renovasi Masjid Istiqlal. Pengurus Masjid Istiqlal berharap penyelesaian renovasi dapat dilakukan dengan memberikan kualitas terbaik.

Masjid Istiqlal merupakan kebanggan rakyat Indonesia. Nasaruddin meyakinkan setiap pekerjaannya diawasi agar mendapat hasil terbaik.

Ketua Badan Pelaksana Pengelolala Masjid Istiqlal, Asep Saefudin mengatakan, diharapkan awal Ramadhan sudah selesai 90 persen. Namun, situasi penyebaran Covid-19 mengubah target awal tersebut.

Menurut Asep, kondisi darurat Covid-19 mengharuskan para pekerja untuk menghentikan pekerjaannya. "Kemarin datang Garnisun untuk meminta menghentikan pekerjaan. Kami tidak punya wewenang karena pekerjaan itu ada di Kementerian PUPR. Kami menunggu keputusannya," ucap Asep.

Kondisi ini lantas menjadi dilema karena Ramadhan sudah dekat, sementara pekerjaan belum rampung tapi harus dihentikan. Renovasi Masjid Istiqlal sendiri menurut Asep dilakukan oleh sekitar 300 pekerja.

Pihak Istiqlal berharap tidak seluruh pekerja berhenti, hanya sebagian yang berada di luar. Sementara petugas yang bekerja di dalam masjid bisa meneruskan tugasnya. Namun, jika kondisi menunjukkan harus berhenti total, maka akan dilakukan.

Asep juga menyebutkan beberapa bagian Masjid Istiqlal telah direnovasi. Lantai utama sudah selesai dipoles.

"Karpet yang dipesan sudah dalam perjalanan, posisi sebagian di Singapura. Ruang VIP 70 persen. Area parkir secara fisik sudah bisa digunakan tinggal beberapa bagian perlu penyempurnaan," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA