Ramadhan, Sharjah Media Dubai Sajikan 60 Program Siaran

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Muhammad Hafil

 Rabu 08 Apr 2020 10:32 WIB

Ramadhan, Sharjah Media Dubai Sajikan 60 Program Siaran. Foto: Ilustrasi Ramadhan Foto: Pixabay Ramadhan, Sharjah Media Dubai Sajikan 60 Program Siaran. Foto: Ilustrasi Ramadhan

Ada 60 program siaran yang akan disiarkan Sharjah Media Dubai selama Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID,  DUBAI -- Sharjah Broadcasting Authority (SBA) telah menyiapkan lebih dari 90 program baik untuk radio dan saluran televisi selama bulan suci Ramadhan tahun ini, Selasa (7/4).

Dilansir di gulftoday.ae pemberitahuan dilakukan melalui siaran pers secara daring menyelaraskan dengan arahan pemerintah UEA untuk menjaga jarak sosial sebagai pencegahan meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19).  SBA mengumumkan untuk Ramadhan mencakup 11 program keagamaan, 28 sosial dan budaya, 20 drama menghibur dan opera sabun yang menampilkan bintang TV Arab terbaik, sebagai tambahan hiburan di berbagai acara radio dan segmen.

Konferensi pers daring dihadiri oleh Ketua Dewan Media Sharjah (SMC) Syekh Sultan Bin Ahmed Al Qasimi, Direktur Jenderal SBA HE Mohammed Hassan Khalaf, Direktur stasiun radio dan TV SBA, dan lebih dari 30 reporter lokal dan internasional.

Dalam pidatonya, Syekh Sultan Bin Ahmed Al Qasimi menekankan peran penting media massa khususnya di saat krisis.

“Media saat ini telah menjadi mitra penting untuk pembangunan sosial, menyediakan jendela bagi orang-orang tidak hanya bagi dunia yang jauh, tetapi juga bagi yang dekat. Sekarang, lebih dari sebelumnya, tanggung jawab media adalah untuk mendukung komunitas, dengan memberikan informasi yang kredibel, membimbing orang berlaku positif, membantu mereka memahami dan menyadari situasi, dan meyakinkan mereka," jelas Qasimi.

Qasimi menegaskan kembali komitmennya terhadap arahan pembatasan sosial negara. Pemerintah tertarik untuk menyediakan program yang bermakna yang mencakup pendidikan dan hiburan untuk keluarga Emirat Arab dan dapat diakses oleh semua orang di seluruh dunia.

Sementara itu, Mohammed Hassan Khalaf mengatakan di masa krisis, peran dan upaya media harus berlipat ganda untuk memenuhi tuntutan publik. Mengelola krisis sebesar ini berarti bahwa media harus menunjukkan rasa tanggung jawab, etika, dan profesionalisme yang tinggi.

"Di SBA, kami melanjutkan upaya kami dengan keyakinan pada kepemimpinan bijak kami untuk mengatasi krisis ini, dan berkomitmen untuk menyediakan konten yang berkualitas dan kreatif kepada khalayak melalui saluran TV dan stasiun radio kami selama bulan suci Ramadhan, ”tambah Khalaf.

Selama Ramadhan, saluran TV Sharjah akan meluncurkan enam program pendidikan, budaya, hiburan dan keagamaan baru, serta tiga drama TV yang cocok untuk semua anggota keluarga.

Al WoustaTV dari Al Dhaid yang berada di wilayah pusat Sharjah fokus pada tradisi dan budayanya. Al Wousta TV dari Al Dhaid akan menjalankan tiga program baru yang meliputi acara bersejarah, topik sosial, sejarah lisan dan pertunjukan makanan tradisional. Selain dua drama TV. TV Al Sharqiyah dari Al Kalba memiliki sembilan program sosial, budaya, dan memasak yang disediakan, di samping lima drama TV baru.

Stasiun radio telah menyusun sembilan program spiritual dan agama, 15 program yang mencakup berbagai topik sastra, budaya dan pendidikan, dan empat drama radio. Acara bincang-bincang harian Sharjah Radio Al Atheer akan berlanjut sepanjang bulan suci.

The Holy Quran Radio di Sharjah akan meningkatkan suguhan religiusnya dengan 15 program dan segmen yang berfokus pada bulan Ramadhan, yang mempelajari sejarah, makna dan tafsir dari berbagai Sura dan ayat-ayat Al-Qur'an Suci.

Stasiun radio berbahasa Inggris pertama Sharjah akan menyiarkan talk show harian baru berjudul 'Night Karak', yang meliput berita, olahraga, dan kisah-kisah inspiratif dan menghadirkan berbagai kompetisi setiap hari Rabu selama bulan Ramadhan.

Radio Pulse 95 juga akan menyiarkan berbagai segmen satu menit yang mencakup topik-topik yang berkaitan dengan Ramadhan dan puasa, yang dimaksudkan untuk mendidik komunitas berbahasa Inggris non-Muslim di UEA tentang beberapa praktik penting Ramadhan. Itu juga mengumumkan timing dimodifikasi dari acara regulernya The Morning Majlis, Life Beats, Future Talk, dan Yalla Home.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X